Penembakan Brigadir J

Tes Kondisi Kesehatan Putri Candrawathi Dilakukan, Setelah Itu Bakal Ditahan? Ini Jawaban Polri

Evaluasi terhadap kondisi Putri tersebut dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polri.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
TikTok @revalalip
Foto Kolase istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi -- Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) hingga saat ini belum juga ditahan. Seperti diketahui, Putri sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Dalam keterangannya di Kompas Tv, Edwin Partogi Pasaribu membandingkan sejumlah kasus kekerasan seksual yang pernah ditanganinya dengan kasus Putri Candrawathi saat ini. 

Kata Edwin Partogi, biasanya korban kekerasan seksual merespon baik upaya LPSK terkait dengan perlindungan korban kekerasan seksual. 

Namun, hal itu tidak dilakukan oleh Putri Candrawathi. Menurut Edwin Partogi, Putri Candrawathi terlihat tidak begitu antusias ketika ditawarkan oleh LPSK untuk perlindungan saksi dan korban.

Bahkan, Putri Candrawathi disebut tidak responsif dengan sikap yang dikeluarkan oleh LPSK. 

"Para pemohon semua merespon upaya LPSK untuk dalami apa yang mereka alami, tapi hal ini berbeda dengan PC. Bu PC sebagai pengaju permohonan orang butuh dukungan perlindungan bantuan LPSK tapi kok tidak responsif tidak antusias, ungkap Edwin Partogi. 

Keganjilan lain dalam kasus kekerasan seksual yang diterima Putri Candrawathi ialah terkait dengan runutan kasus. 

Kata Edwin, biasanya korban kekerasan seksual yang ditangani LPSK erat kaitannya dengan relasi kuasa. Biasanya, pelaku jauh lebih dominan ketimbang korban. 

 

BERITA VIDEO : IPDA ARSYAD DAIVA GUNAWAN DISANKSI DEMOSI 3 TAHUN

Namun, dalam hal ini justru kebalikannya. Putri Candrawathi yang merupakan istri seorang jenderal jauh lebih memiliki relasi kuasa ketimbang pelaku yang merupakan seorang ajudan. 

Selain itu, ketidaklaziman lainnya ialah terkait dengan tempat kejadian perkara (TKP) dugaan kekerasan seksual yang dialami Putri Candrawathi.

Biasanya, TKP kekerasan seksual dilakukan pelaku di tempat yang tidak ada saksi dan di wilayah yang dikuasai penuh oleh pelaku.

Putri Candrawathi, istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, hadir mengikuti rekonstruksi pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, di rumah Dinas, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Rekonstruksi ini menghadirkan lima tersangka yang telah ditetapkan yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf. Rekonstruksi tersebut  memeragakan 78 adegan dengan rincian 16 adegan adalah peristiwa yang terjadi di Magelang pada tanggal 4,7,8 Juli 2022. Warta Kota/YULIANTO
Putri Candrawathi, istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, hadir mengikuti rekonstruksi pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, di rumah Dinas, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Rekonstruksi ini menghadirkan lima tersangka yang telah ditetapkan yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf. Rekonstruksi tersebut memeragakan 78 adegan dengan rincian 16 adegan adalah peristiwa yang terjadi di Magelang pada tanggal 4,7,8 Juli 2022. Warta Kota/YULIANTO (Warta Kota/Yulianto)

Namun, dalam kasus Putri Candrawathi, lokasi kejadian dilakukan di rumah Putri Candrawathi baik itu di Magelang ataupun di Duren Tiga.

Saat peristiwa terjadi, di lokasi juga terdapat para ajudan suami Putri Candrawathi yang lainnya sehingga banyak saksi mata di tempat tersebut. 

Hal inilah yang membuat LPSK meyakini bahwa Putri Candrawathi ialah korban palsu dalam kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh Brigadir J. 

Menilai efektifitas kartu AS Ferdy Sambo

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved