Berita Bisnis

Lebarkan Sayap dan Garap Peluang Proyek Properti, Gravel Mulai Merambah Surabaya

Gravel hadir sebagai jembatan supply and demand antara tukang/pekerja konstruksi dengan pemilik proyek bangunan.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Gravel melakukan jemput bola dan mengedukasi tukang melalui langkah nyata seperti inisiasi program Gravel Bayarin yang dilakukan pada 9 September 2022 yang lalu. 

TRIBUNBEKASI.COM — Salah satu tantangan terbesar bagi pemilik proyek bangunan adalah kesulitan mencari tukang yang berkualitas dan berpengalaman.

Untuk mempekerjakan tukang, apalagi dalam jumlah banyak, pemilik proyek tak hanya butuh waktu dan tenaga tapi juga perhitungan alokasi dana yang matang. 

Permasalahan tukang bagi proyek konstruksi butuh solusi yang tepat dan cepat, karena apabila tidak diselesaikan dapat berdampak pada keterlambatan penyelesaian proyek.

Apalagi pembangunan di Indonesia sedang gencar-gencarnya, pembangunan proyek strategis, infrastruktur transportasi, dan sebagainya sedang berjalan.

Apabila permasalahan ketersediaan tukang berkualitas tidak segera dijawab, akan membawa dampak bagi pembangunan. 

CEO Gravel, Georgi Putra mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun bergelut di sektor konstruksi, dirinya sering dihadapkan pada situasi proyek belum bisa jalan karena sulit mengumpulkan tukang dalam jumlah banyak.

“Setelah tukang ada, proyek juga masih dihadapkan isu kurangnya kualitas kerja tukang dan komitmen mereka untuk menyelesaikan proyek sesuai rencana. Ini mempertaruhkan efisiensi waktu dan biaya proyek,” ungkap Georgi Putra, dalam pernyataan resminya.

Baca juga: Beri Pengamanan Ekstra, Skuat Persija Bakal Diangkut Kendaraan Taktis Jelang Kontra Persib di GBLA

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Putri Candrawathi Trauma Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Masih Perlu Obat

Inovasi Digital Bidang Konstruksi

Di era transformasi digital seperti sekarang, permasalahan tenaga kerja seperti ini sejatinya dapat diselesaikan dengan teknologi.

Sayangnya, sektor konstruksi menjadi salah satu sektor di Indonesia yang kurang cepat mengadopsi transformasi digital.

Untuk itulah, Gravel sebagai perusahaan digital berusaha menjawab tantangan ketenagakerjaan di sektor konstruksi. 

Dengan memanfaatkan teknologi, Gravel hadir sebagai jembatan supply and demand antara tukang/pekerja konstruksi dengan pemilik proyek bangunan.

Gravel menghubungkan tukang dan pemilik proyek dengan aplikasi.

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Nipro Indonesia Jaya Buka Peluang Kerja sebagai QAQC Staff

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: MRT Jakarta Buka Lowongan untuk Posisi Strategic Tender Management Specialist

Kini lebih dari 2500 proyek di berbagai provinsi di Indonesia sudah dirampungkan oleh mitra tukang Gravel. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved