Berita Bekasi

Dikawal Ketat, Pimpinan Khilafatul Muslim Abdul Qadir dkk Dibawa ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi 

Tak hanya para tahanan yang terlibat dalam kasus Khilafatul Muslim, petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya juga membawa sejumlah barang bukti

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pimpinan organisasi Khilafatul Muslim dkk dikawal ketat polisi bersenjata lengkap untuk dibawa ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Senin (3/10/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pimpinan organisasi Khilafatul Muslim dkk dikawal ketat polisi bersenjata lengkap untuk dibawa ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Senin (3/10/2022).

Bekas acara kasus Khilafatul Muslim sendiri sudah dinyatakan lengkap atau P-21.

Pantauan Tribunbekasi.com, polisi mengawal kendaraan taktis yang membawa pimpinan Khilafatul Muslim Abdul Qadir Hasan Baraja dan beberapa anggota Khilafatul Muslim lainnya memasuki gedung Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Setiba di gedung Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, polisi langsung menggiring para tersangka untuk memasuki sebuah ruangan yang ada di dalam kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

BERITA VIDEO : KHILAFATUL MUSLIMIN PUNYA 25 SEKOLAH DAN KURIKULUM SENDIRI

Terlihat Abdul Qadir Hasan mengenakan baju tahanan oranye.

Tak hanya para tahanan yang terlibat dalam kasus Khilafatul Muslim, petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya juga membawa sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.

Barang bukti ini pun yang nantinya digunakan sebagai bahan persidangan.

Beberapa awak media pun masih menunggu keterangan resmi dari Direskrimum Polda Metro Jaya terkait penyerahan tersangka dan Barang Bukti terkait kasus Khilafatul Muslim ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi itu.

Bertentangan Ideologi Pancasila 

Seperti diketahui organisasi Khilafatul Muslim sempat menjadi polekmik di masyarakat, sebab organisasi itu memiliki ideologi yang bertentangan dengan pancasila dimana organisasi itu, memiliki ideologi sendiri yaitu Khilafah.

Kasus ini sempat mencuat ketika organisasi Khilafatul Muslim melakukan konvoi di beberapa wilayah. Bahkan organisasi itu membawa spanduk terkait ajakan masyarakat terkait ideologi Khilafah. 

Sementara pada Jumat (7/6/2022) pimpinan Khilafatul Muslim Abdul Qadir Hasan Baraja ditangkap oleh Direskrimum Polda Metro di Lampung.

Tak berselang penangkapan tersebut, beberapa anggota Khilafatul Muslim pun juga turut diamankan termasuk salah satunya yang ada di Kota Bekasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, organisasi tersebut dinilai telah menganut dan mengembangkan serta menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.

"Serta penyebaran berita bohong sehingga dapat menimbulkan keonaran atau kegaduhan di masyarakat, baik masyarakat secara umum dan juga dikalangan umat muslim itu sendiri," ujarnya.

Menurutnya, Abdul Qodir ini mantan narapidana kasus terorisme yang pernah dipenjara dua kali yakni tiga tahun dan kemudian 13 tahun.

Saat ditangkap, Abdul menyatakan kepada polisi tidak bertentangan dengan Pancasila, tapi pihaknya sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan meminta keterangan saksi ahli dari agama islam, literasi islam dan ahli ideologi islam. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved