Berita daerah

Istri Pilot MJ Bantah Suaminya Mabuk di Pesawat Turkish Airlines, Keluarga Sampaikan Kronologi

Istri dan teman pilot MJ tak terima suami dan teman mereka diberitakan mabuk dan mengacau di pesawat Turkish Airlines.

Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Istri dan teman pilot MJ tak terima suami dan teman mereka diberitakan mabuk dan mengacau di pesawat Turkish Airlines. 

TRIBUNBEKASI.COM, TANGERANG - Sebuah video yang tengah viral di dunia maya menyebutkan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berulah di dalam pesawat Turkish Airlines, yang menyebabkan pesawat terpaksa mendarat di bandara Kualanamu, Sumatra Utara.

WNI itu disebut-sebut bernama John Jaiz Muhammad Boudewijn, atau disingkat MJ, yang berprofesi sebagai pilot di sebuah maskapai penerbangan nasional.

Dia juga disebut-sebut melakukan perbuatannya itu karena sedang mabuk .

Bantahan keluarga

Namun keluargadan teman-teman John membantah tudingan itu, khususnya sang istri, Puti Intan Ageyani, dan rekan-rekan pilot John, yaitu Oky Rachmat Triwibowo dan Supri Abu.

Keluarga dan rekan korban menyatakan bahwa John sama sekali tidak dalam keadaan mabuk, dan dibuktikan oleh tes kesehatan dari rumah sakit.

"Kami akan memberikan kronologis dari sisi korban. Tentu saja banyak berita di luar yang beredar yang bagi keluarga itu sangat menyakitkan. Pertama, berita yang mengatakan korban dalam keadaan mabuk di pesawat dan pengaruh narkoba. Hasil lab yang kami dapat pada saat landing semua negatif. Bahkan pengaruh alkohol juga sudah dibantah," ujar Supri saat ditemui di rumah John di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (13/10).

Menurut Oki peristiwa itu terjadi sekira subuh, dan di dalam pesawat lampu tanda sabuk keselamatan (seat belt) harus dipakai sudah dimatikan. John berdiri hendak ke bagian belakang pesawat untuk melakukan salat subuh.

"Beliau termasuk muslim yang taat, dia izin ke kru untuk shlat di belakang. Saat kembali duduk ke kursi di 11 B, dia membawa kopi. Saat itu ada penumpang yang membuka selimutnya di bawah. Ternyata dia melihat anjing. Anjing itu kaget karena suasana gelap, lalu loncat dan menjilat celana beliau. Nah, beliau ini muslim yang taat dan menjaga wudhunya, sehingga terganggu dengan keadaan seperti itu, dan meminta klarifikasi kepada kru kenapa itu bisa terjadi. Karena beliau juga kru pesawat jadi tahu prosedurnya, makanya dia minta penjelasan," ucap Oki.

Kemudian adu argumen terjadi. Keluarga mengaku korban dipukul lebih dulu.

Mereka juga mengatakan korban membela diri, karena dia kru dan tahu prosedurnya.

"Tidak tahu kenapa, penumpang lain juga memukul korban. Bahkan ada yang memakai pisau yang untuk makan itu. Dan itu logam. Itu yang membuat kepala korban bocor," lanjut Oki.

Saat itu korban pasrah, dan diikat lalu diturunkan. Tidak ada penyerahan. Apa yang terjadi di pesawat tidak ada. Seharusnya kapten turun dan ada serah terima," sambung Oki.

Nama tercemar

Kemudian beredar berita yang menyebut korban mabuk, yang membuat keluarga terpukul dan tersakiti.

Puti Intan Ageyani, istri dari MJ, mengatakan sangat prihatin dengan peristiwa yang menimpa suaminya.

"Penumpang pesawat seharusnya tidak main hakim sendiri. Saya menyesalkan itu. Kenapa pihak airlines sana tidak melakukan permintaan maaf? Atau pernyataan seperti itu. Malah ada kabar suami saya mabuk, bikin rusuh, dan suami saya dianiyaya. Kenapa? Mestinya ada kebijaksanaan dari pilot," katanya.

Lalu, dia mengatakan tak menerima terkait informasi yang menyebut suaminya mabuk. Sebagai istri dia tahu suaminya jauh dari alkohol.

"Dia suami yang sangat saleh, dia suka berzikir. Saya sebagai istri sedih nama baik suami saya tercemar seperti itu. Saya cuma minta diklarifikasilah. Jangan seperti itu, suami saya hanya membela diri kok," sambungnya sembari menangis.

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved