Berita Bekasi

Masuk Zona Tidak Aman, Ancaman Longsor Menghantui Warga Bantaran Sungai Cipamingkis Kabupaten Bekasi

Rumah warga yang berdiri di bantaran Sungai Cipamingkis terancam terkena longsor akibat kondisi lahan kritis.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Sebanyak 11 rumah warga berdiri di bantaran Sungai Cipamingkis, Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi terancam terkena longsor akibat kondisi lahan kritis. 

TRIBUNBEKASI.COM - Ada 11 rumah warga berdiri di bantaran Sungai Cipamingkis, Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Rumah warga yang berdiri di bantaran Sungai Cipamingkis tersebut, terancam terkena longsor akibat kondisi lahan kritis.

Camat Cibarusah, Muhamad Kurnaepi mengatakan, sejumlah warganya berada dalam zona tidak aman di Sungai Cipamingkis.

Hal itu Karena bibir bantaran Sungai Cipamingkis dengan rumah warga hanya tinggal beberapa meter saja.

Ia menjelaskan baru-baru ini telah terdapat satu rumah yang terdampak longsor yang berasal di Kampung Cigoong RT 03 RW 01.

"Kita sudah meninjau beberapa rumah yang kondisinya sangat kritis karena kondisi sudah sangat dekat ke tebing. Dikhawatirkan ini akan terus semakin parah karena air terus mengikis tanah yang menjadi bantaran sungai," ucap Kurnaepi saat dikonfirmasi, Jumat (21/10/2022).

Kurnaepi menjelaskan, dengan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim hujan, dikhawatirkan debit air sungai kembali deras dan membuat tebing bantaran sungai kembali longsor.

Pemerintah Kecamatan Cibarusah akan melaporkan hal ini kepada Pj Bupati Bekasi serta unsur terkait lainnya untuk mencari solusi terbaik.

Karena hal ini bersangkutan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat.

"Tadi kita sudah tanyakan kepada warga apakah punya lahan lain, jika punya rencananya coba kita daftarkan sebagai prioritas program Rutilahu."

"Akan tetapi mereka menyatakan tidak punya, karena ketentuannya dalam program Rutilahu adalah tanah atau lahan milik sendiri.

"Tapi semoga dari hasil laporan kepada Pj Bupati bisa mendapatkan penanganan dan solusi," tambahnya.

Kurnaepi juga mengimbau kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Cipamingkis untuk selalu berhati-hati dan waspada. Mengingat intensitas hujan beberapa waktu terakhir mulai meningkat.

Dia juga apresiasi inisiatif warganya yang beberapa diantaranya membongkar sendiri bangunan rumahnya agar sedikit menjauh dari bantaran sungai.

"Melalui Pak RW untuk terus memberikan imbauan agar tetap waspada dan berhati-hati dengan curah hujan yang tinggi."

"Apabila mulai ada tanda-tanda longsor kembali mungkin bisa diimbau untuk mengungsi ke rumah saudara terlebih dahulu," ujar dia.

(TribunBekasi.com/ABS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved