Kisah Inspiratif

Kisah Haru, Linda Kumaladevi, Anak TKW Asal Karawang, Jadi Wisudawan Terbaik, Raih IPK 3,93

Bekerja jauh dari keluarga terpaksa dilakukan ibu Linda karena kondisi ekonomi keluarga. Pasalnya, ayahnya hanya pedagang kecil.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Linda Kumaladewi (22), anak pembantu rumah tangga di Karawang, Jawa Barat menjadi lulusan terbaik di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang dengan meraih IPK 3,93. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Linda Kumaladewi (22), anak pembantu rumah tangga di Karawang, Jawa Barat menjadi lulusan terbaik di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang dengan meraih IPK 3,93.

Ibunya yang bekerja sebagai pembantu diluar negeri atau tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan, tak bisa hadir menyaksikan langsung saat prosesi wisuda. Dia hanya ditemani sang ayah.

Saat dipanggil ke depan panggung karena menjadi lulusan terbaik, sontak pecah tangis haru dan bahagia.

Linda juga menghubungi ibunya melalui video call dihadapan para wisudawan dan wisudawati yang hadir.

BERITA VIDEO : BARU 15 TAHUN, REMAJA ASAL RIAU INI JADI MAHASISWA FILSAFAT UGM

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur, ini semua berkat perjuangan kedua orangtua saya, khususnya ibu saya yang jauh-jauh kerja di luar negeri buat biaya kuliah," kata Linda.

Linda menceritakan, ibunya bernama Rohaeni bekerja sebagai pembantu rumah tangga di luar negeri sejak dirinya masih kecil.

Bekerja jauh dari keluarga terpaksa dilakukan ibu Linda karena kondisi ekonomi keluarga. Pasalnya, ayahnya hanya pedagang kecil.

Baca juga: PTN Universitas Singaperbangsa Karawang Raih Prestasi Bergengsi Level Nasional, Ini Kata Sri Mulyani

Baca juga: Yahya Maulana, Anak Kuli Bangunan yang Semangat Sekolah, Lulus Sarjana dari UBP dengan IPK 3,82

"Ibu itu sempat mau udahan engga kerja lagi diluar negeri. Tapi karena mau Linda bisa sarjana engga putus kuliah akhrinya waktu berangkat lagi," jelas dia.

Terakhir, Linda bercita-cita bisa membalas semua pengorbanan orangtuanya yang rela bekerja menjadi TKW jauh dari keluarga.

Suatu saat nanti Linda biaa menjanin seluruh kebutuhan ekonomi keluarga sehingga di masa tua nanti orangtuanya bisa berkumpul bahagia tanpa terpisah-pisah.

Sementara ayah Linda, Abas Tomy menyampaikan anaknya mempunyai harapan besar wisudanya bisa dihadiri lengkap oleh ayah dan ibunya.

Namun, karena kondisi dan keadaan terpaksa hanya dirinya aaja yang hadir.

"Makanya tadi sepanjang acara wisuda video call, mau lihat prosesi wisuda anaknya. Termasuk pas dipanggil ke depan jadi wisudawan terbaik," ucapnya.

Dia mengaku senang dan bangga anaknya bisa menjadi sarjana dan menjadi lulusan terbaik di UBP Karawang.

"Semoga apa yang dicita-citakan anak saya dapat terwujud, utamanya anak saya ingin memperbaiki ekonomi agar ibunya engga perlu lagi kerja jauh-jauh ke luar negeri," katanya.

Diketahui, Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar Wisuda Program ke 5. Total wisudawan dan wisudawati ada sebanyak 707. 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved