Berita Daerah

Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi, Ganjar Pranowo: Tambah Kapasitas Diri

Ganjar Pranowo masih sering menemukan konstruksi bangunan yang asal-asalan, bahkan pengerjaan tidak maksimal.

Editor: Panji Baskhara
jatengprov.go.id
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pelatihan dan sertifikasi untuk tenaga kerja konstruksi. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNBEKASI.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pelatihan dan sertifikasi untuk tenaga kerja konstruksi.

Pasalnya, Ganjar Pranowo masih sering menemukan konstruksi bangunan yang asal-asalan, bahkan pengerjaan tidak maksimal.

Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo, seusai Pembukaan Pelaksanaan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi Kerja Sama dengan PT Waskita Karya, di BLK 1 Jawa Tengah, Jumat (18/11/2022).

Ia apresiasi pelatihan diikuti 50 pekerja terampil dan 70 pekerja untuk desain interior dari pekerja konstruksi yang berpengalaman dan juga mahasiswa.

Baca juga: Bertemu Korban Longsor, Ganjar Pranowo Mendadak Tertegun: Bangun Rumahnya di Tempat yang Lebih Aman

Baca juga: Ganjar Pranowo Bakalan Dipilih Megawati Soekarnoputri Jadi Capres 2024? Ini Jawaban Pengamat Politik

Baca juga: Resmikan Sheikh Zayed Grand Mosque Solo, Ganjar Pranowo: Jadi Tempat Ibadah yang Nyaman

"Ini kesempatan pendek yang bisa digunakan oleh mereka satu yang sudah bekerja untuk menambah kapasitas diri" ujarnya Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo senang karena dua peserta yang diajaknya interaksi, menunjukkan kemampuan untuk menilai baik dan buruknya sebuah bangunan.

Ganjar Pranowo optimistis kualitas mereka akan meningkat lewat kegiatan itu.

“Harapan saya mereka sadar betul bahwa untuk membangun konstruksi, interior dan seluruh pekerjaan itu mesti the best. Kalau bisa the best, maka kamu akan diakui kualitasmu bagus."

"Kalau kualitasmu bagus, kamu akan dibayar mahal dan kemudian pekerjaan kita awet, dihargai diakui" ujarnya.

Apalagi, kata dia, jika bangunan tersebut dibangun dari uang rakyat.

Ganjar Pranowo sebut, rakyat sebagai konsumen juga pasti akan senang menerima hasil pekerjaan yang baik.

"Inilah kesempatan-kesempatan yang kita bisa berikan kepada kawan-kawan. Tidak hanya cerita bagaimana teknis pelatihannya, tapi mereka saya ingatkan betul,"

"Tantangan global kita itu SDM berkualitas, bukan yang ledha ledhe. Bukan yang hanya bisanya bengok-bengok, tapi bisa membangun integritas juga" tandasnya.

(TribunBekasi.com/BAS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved