Berita Kriminal

Belasan Wanita Disekap dan Dijadikan PSK, Ditemukan Anak di Bawah Umur, Polisi: Berkedok Warung Kopi

Kasus prostitusi menghebohkan publik, ditemukan belasan wanita disekap dan bakal dijadikan pekerja seks komersial atau PSK.

Editor: Panji Baskhara
Shanghaiist
Ilustrasi: Polda Jawa Timur mengungkap kasus prostitusi di Pasuruan, berawal dari ditemukannya belasan wanita disekap dan bakal dijadikan pekerja seks komersial atau PSK. 

TRIBUNBEKASI.COM - Heboh, belasan wanita jadi korban penyekapan.

Pasalnya, wanita-wanita itu akan dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Beruntung, Polda Jawa Timur langsung mengungkap kasus prostitusi itu.

Insiden belasan wanita disekap dan dijadikan PSK terjadi di Pasuruan.

Baca juga: Prostitusi Online, Tarif Dua Selebgram Makassar Rp 2 Juta Sekali Kencan, Upah Muncikari Rp 200 Ribu

Baca juga: Kisah Pilu ABG Korban Bisnis Prostitusi di Jakarta Barat: Disiksa Jika Sehari Tak Menghasilkan Uang

Baca juga: Karawang Marak Prostitusi Online, MUI Desak Pemkab Karawang Beri Sanksi untuk Pemilik Kos dan Hotel

Polda Jawa Timur pun akhirnya membongkar kasus tersebut.

Polisi temukan bisnis prostitusi hingga penyekapan sejumlah wanita.

Para PSK jadi korban dalam praktik ini karena dipekerjakan dan dilarang melakukan aktivitas diluar bisnis prostitusi.

Penggerebekan dilakukan di dua lokasi yang berbeda.

Lokasi penggerebekan pertama di Ruko Gempol 9 Avenue Mojorejo kecamatan Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (14/11/2022).

Sementara lokasi kedua ada di dua rumah di Perumahan Pesanggrahan Anggrek Kecamatan Prigen, Pasuruan.

Ruko digunakan sebagai tempat lokalisasi yang disulap menjadi warung kopi agar tidak mencurigakan.

Sementara dua rumah di perumahan digunakan sebagai tempat tinggal para korban.

Dalam penggerebekan ini polisi mengamankan 19 perempuan yang 4 diantaranya masih berusia di bawah umur.

Polisi juga mengamankan lima orang yang diduga menjalankan bisnis prostitusi ini dan dua diantaranya merupakan pasangan suami istri berinisial DGP dan RNA.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved