Bencana Alam

Bencana Alam di Cianjur: BMKG Catat Terjadi 25 Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur

Dikatakan Dwikoritas, gempa susulan biasanya lumrah dalam gempa yang terjadi di daratan. Maka diimbau agar warga tidak panik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Instagram BMKG
Gempa bumi yang dirasakan masyarakat Jabodetabek pada Senin (21/11/22) memiliki episenter di wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 11 km. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Sebanyak 25 gempa susulan terus mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan, hasil monitoring BMKG, ada 25 gempa susulan terjadi di Cianjur hingga Senin sore ini.

Di mana magnitudo gempa susulan tertinggi 4 magnitudo dan terkecil 1,8 magnitudo.

Dikatakan Dwikoritas, gempa susulan biasanya lumrah dalam gempa yang terjadi di daratan. Maka diimbau agar warga tidak panik.

BERITA VIDEO : DETIK-DETIK GEMPA 5,6 MAGNITUDO TERJADI DI CIANJUR

Sementara itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa sampai saat ini sudah 46 warga Cianjur yang tersebar di tiga Kecamatan dinyatakan meninggal dunia karena gempa bumi.

Angka tersebut kata Suharyanto tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah karena pihaknya masih melakukan evakuasi pada bangunan roboh.

Selain itu kata Suharyanto, 17 warga alami luka ringan karena gempa. Dilaporkan juga gempa tersebut merusak sejumlah bangunan di Kabupaten Cianjur.

Baca juga: Kepanikan Para Pegawai Balai Kota DKI saat Gempa di Cianjur: Saya Turun dari Lantai 11 Lewat Tangga

Di antara bangunan yang rusak yang sudah terdata Senin siang ini yakni 7 unit rumah rusak, 1 pondok pesantren rusak berat, RSUD Cianjur rusak ringan, 4 gedung pemerintah rusak, dan 3 unit bangunan pendidikan rusak di Cianjur.

Selain Cianjur, 4 rumah di Kabupaten Bogor juga dilaporkan rusak akibat gempa susulan tersebut.

Saat ini BNPB masih mendata bangunan dan rumah yang rusak. Pihak BNPB juga masih membangun Posko Pengungsian untuk warga yang rumahnya terdampak gempa.

Suharyanto mengatakan bahwa bangunan rusak akibat gempa akan dibangun kembali oleh pemerintah.

Diketahui sejumlah rumah di Cianjur, Jawa Barat roboh akibat guncangan gempa yang berada di darat berkekuatan 5,6 magnitudo.

Gempa tersebut juga mengakibatkan longsor dan membuat jalan terputus pada Senin (21/11/2022) siang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved