Berita Nasional

Masih Buron, Polisi Cekal Bos Perusahaan Tersangka Kasus Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak

"Kalau nanti ketahuan posisinya ada di luar negeri, ya kita keluarkan red notice, nanti langkahnya seperti itu.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Warta Kota/Gilar Prayogo
Barak bukti Propilen Glikol (PG) yang disita Bareskrim dan BPOM dari gudang CV Samudra Chemical di Cilodong, Depok. Setelah diperiksa, PG ini mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilene Glikol (DEG) yang menyebabkan gagal ginjal akut. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Pemilik perusahaan suplier obat sirup, CV SC, berinisial E hingga saat ini belum ditangkap karena masih melarikan diri.

Pihak Bareskrim Polri pun langsung melakukan pencekalan terhadap E.

Demikian pernyataan yang disampaikan Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto.

"Ya pasti itu, kita akan melakukan pencekalan. Kita kan sedang melakukan pendalaman," ujar dia, kepada wartawan pada Senin (21/11/2022).

BERITA VIDEO : PUSKESMAS BINTARA SIAPKAN OBAT PUYER UNTUK ANAK-ANAK

"Kalau nanti ketahuan posisinya ada di luar negeri, ya kita keluarkan red notice, nanti langkahnya seperti itu. Sementara kita lakukan sesuai prosedur dulu ya di awal-awal," sambungnya.

Pihaknya, kata Rismanto, masih terus memburu pemilik perusahaan tersebut.

Termasuk mendalami kemungkinan tersangka perorangan dalam kasus itu.

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut: Pabrik dan Gudang PT AF dan CV SC Disegel Polisi

"Kita kan sedang dalami ya, apakah peran itu dilakukan oleh perorangan atau koorporasi. Kita harus bisa membedakan itu," tutur Rismanto.

"Kan kita prosesnya subjektif ya, perbuatan itu apa dilakukan oleh korporasi atau perorangan, nanti kita lihat," lanjut dia.

Masuk DPO

Jika tak juga memenuhi pemanggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, Bareskrim Polri mengancam akan memasukkan nama pemilik CV Samudera Chemical berinisial E ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan pemilik CV Samudera Chemical itu sebagai tersangka dalam kasus obat penyebab gagal ginjal akut yang membuat ratusan anak meninggal dunia.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto menyampaikan bahwa pihaknya telah melayangkan pemanggilan kedua kepada E.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved