Berita Daerah

Ganjar Pranowo Raih Tiga Kali Penghargaan Sebagai Pembina Hak Disabilitas di Dunia Kerja Inklusif

Ganjar Pranowo raih penghargaan tiga kali berturut-turut sebagai pembina pemenuhan hak disabilitas di dunia kerja Inklusif dari Kemenaker RI.

Editor: Panji Baskhara
jatengprov.go.id
Ganjar Pranowo raih penghargaan tiga kali berturut-turut sebagai pembina pemenuhan hak disabilitas di dunia kerja Inklusif dari Kemenaker RI. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNBEKASI.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meraih penghargaan tiga kali berturut-turut.

Ganjar Pranowo raih penghargaan sebagai pembina pemenuhan hak disabilitas di dunia kerja Inklusif.

Hingga Oktober 2022, di Jawa Tengah ada 216 perusahaan, dengan jumlah tenaga kerja difabel capai 2.057 orang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari akui, penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.

Penghargaan itu atas dedikasi Ganjar Pranowo sebagai kepala daerah dalam upaya penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak disabilitas di dunia kerja inklusif.

Setiap tahun, sejak 2020 Jawa Tengah selalu menerima penghargaan tersebut.

Selain kepada pemda, penghargaan itu juga diberikan pada perusahaan, BUMN, dan BUMD, yang telah mengaryakan difabel.

Dukungan Ganjar sebagai kepala daerah, ditunjukkan dengan pemihakan pada sisi regulasi, hingga penganggaran APBD untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Provinsi Jawa Tengah.

"Sesuai UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, perusahaan harus pekerjakan disabilitas paling tidak satu persen."

"Dari tahun ke tahun perusahaan di Jateng miliki good will untuk membuka ruang bagi disabilitas masuk di dunia kerja dan industri” ujar Sakina melalui keterangan tertulisnya, Senin (28/11/2022).

Ditambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gencar melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan dan pelatihan.

Pelatihan dilakukan sesuai dengan minat dan kemampuan difabel.

Dengan begitu, mereka bisa memilki keterampilan yang dibutuhkan perusahaan dan berpeluang direkrut bekerja.

Kebanyakan, bebernya, perusahaan yang membutuhkan tenaga disabilitas adalah sektor padat karya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved