Kota Bekasi

UMK 2023 Kota Bekasi Direkomendasikan Sebesar Rp.5.158.248,20 atau Naik 7,09 Persen

rekomendasi kenaikan upah Kota Bekasi sendiri dilakukan secara voting yang dihadiri oleh pemerintah, serikat buruh dan Apindo.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Tribunnews.com
Ilustrasi upah buruh - Setelah menjalani rapat terkait Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2023 di Kantor Disnaker Kota Bekasi pada Selasa (29/11/2022), UMK Kota Bekasi direkomendasikan mengalami kenaikan sebesar Rp. 341.327,03. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Setelah menjalani rapat terkait Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2023 di Kantor Disnaker Kota Bekasi pada Selasa (29/11/2022), UMK Kota Bekasi direkomendasikan mengalami kenaikan sebesar Rp. 341.327,03.

Hal ini disampaikan oleh Dewan Pengupahan Kota Bekasi, Purwadi.

Ia mengatakan jika rekomendasi kenaikan upah Kota Bekasi sendiri dilakukan secara voting yang dihadiri oleh pemerintah, serikat buruh dan Apindo.

"Dari Pemerintah melalui Permenaker untuk tahun 2023 kenaikan UMK di wilayah Kota sebesar Rp. 341 ribu," kata Purwadi, Selasa (29/11/2022).

Dengan adanya rekomendasi kenaikan  Upah Minimun Kota (UMK) 2023 Kota Bekasi sebesar Rp. 341.000.

Maka besaran UMK 2022 Kota Bekasi sebelumnya yakni  Rp 4.816.921,17 kini direkomendasikan menjadi sebesar Rp.5.158.248,20 atau direkomendasikan naik 7.09 persen.

Meskipun rekomendasi kenaikan UMK 2023 Kota Bekasi mengacu pada Permenaker Nomor 18 tahun 2022.

Baca juga: UMK di Kabupaten Bekasi 2023 Naik Jadi Rp 5,1 Juta, Buruh Mengaku Cukup Puas

Namun menurut Purwadi, jika serikat buruh memiliki formula tersendiri terkait kenaikan upah 2023.

"Kita pakainya permenaker plus. Jadi kita disesuaikan dengan perhitungan inflansi, pertumbuhan ekonomi dan lain-lain, dan kita di Depeko, menghitung kenaikannya seharusnya 15,9 persen," katanya.

Walaupun kenaikan upah 2023 masih dianggap kecil, serikat buruh Kota Bekasi berharap besar kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk merubah rekomendasi itu, maupun nantinya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat penetapan UMK.
 
"Harapan kita adalah bagaimana supaya mengikuti keinginan kita karena kita juga sampaikan dasar hukum segala macem agar tetap SK Gubernur, tetep mengikuti keinginan kemauan pengajuan permohonan dari serikat pekerja buruh," ucapnya. 

UMK Kabupaten Bekasi jadi Rp 5.137.575

Rapat pleno penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Kabupaten Bekasi 2023 telah selesai digelar. Setelah melalui perundingan panjang, UMK Kabupaten Bekasi akan direkomendasikan naik menjadi Rp5.137.575.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi menjelaskan kenaikan upah ditetapkan setelah dewan pengupahan kabupaten (depekab) menyelesaikan rapat pleno yang digelar hingga Selasa (29/11/2022) sore tadi.

Ada pun jumlah peserta rapat berjumlah 31 orang dengan rincian 14 orang dari unsur Pemkab Bekasi, dua orang akademisi, tujuh orang dari Apindo dan delapan orang dari serikat buruh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved