Berita Bekasi

Ribuan Pelajar Bakal Deklarasi Antitawuran, Wakapolres Metro Bekasi Kota: Siswa Jadi Agen of Change

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra mengaku tidak lama lagi pihaknya bersama ribuan pelajar bakal ramaikan deklarasi antitawuran.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra mengaku tidak lama lagi pihaknya bersama ribuan pelajar bakal ramaikan deklarasi antitawuran. Foto: Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN - Ribuan pelajar di Kota Bekasi dijadwalkan akan melaksanakan kegiatan deklarasi antitawuran bersama Polres Metro Bekasi Kota.

Kegiatan deklarasi antitawuran tersebut dijadwalkan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga pada pekan depan.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra membenarkan rencana deklarasi antitawuran itu.

Ia mengatakan rencana deklarasi antitawuran bersama para pelajar di Kota Bekasi ini sudah melalui beberapa rapat koordinasi, dan kegiatan itu akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Baca juga: Pemuda Hendak Tawuran di Telukjambe Karawang Kocar-kacir Didatangi Polisi, Sajam dan Motor Disita

Baca juga: Tawuran Pelajar di Karawang, Satu Orang Luka Bacok, Polisi Tangkap 4 Pelaku di Rumah Masing-masing

Baca juga: Bikin Korban Penuh Luka Bacok, Empat Pelaku Tawuran Pelajar di Karawang Diciduk Polisi

"Rencana nanti diselenggarakan hari Rabu minggu depan, kami pun juga sudah melakukan rapat dua kali yang dihadiri kepala KCD, Kadisdik," kata AKPB Rama Samtama Putra, Kamis (1/12/2022).

Menurut Rama, peserta deklarasi yang akan hadir nanti merupakan para pelajar SMK dan SMA baik itu swasta maupun Negeri.

Kurang lebih, menurut dia ada 4000 pelajar yang akan hadir dalam deklarasi antitawuran yang di Stadion Patriot Candrabhaga.

Setiap sekolah nanti akan mengirimkan kurang lebih 20 siswa yang memiliki catatan pernah melakukan aksi tawuran.

Harapannya, dengan deklarasi ini, para pelajar yang sempat terlibat tawuran bisa merubah sikapnya, dan mengajak rekan-rekannya untuk stop tawuran.

"Yang kami harapkan adalah para siswa ini menjadi agen of change di sekolahnya masing masing untuk memberi tahu atau mengajak temen temenya menghindari aksi tawuran," ujarnya.

Seperti diketahui beberapa kali aksi tawuran di Kota Bekasi masih kerap terjadi. Bahkan beberapa kasus diantaranya mengakibatkan korban jiwa.

Hal ini tentu menjadi warning bagi Pemerintah daerah maupun pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah untuk melakukan pencegahan.

Polres Metro Bekasi Kota pun juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi ke para pelajar untuk melakukan tindakan yang lebih positif dan meninggalkan kebiasaan buruk seperti halnya tawuran.

(TribunBekasi.com/JOS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved