Berita Bekasi

Akhir Tahun 2022, Harga Telur Ayam di Bekasi Melonjak

Satu kilogram telur ayam yang biasanya dijual seharga Rp28 ribu, kini telah naik harga menjadi Rp33 ribu.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Suasana di salah satu distributor telur ayam PT Amalia Bintang Telur, yang beralamat di Jalan lingkar Kampung Utan, Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/12/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, CIBITUNG — Harga telur di Kabupaten Bekasi mengalami kenaikan di akhir tahun 2022 ini. Kenaikan tersebut terjadi dalam sepekan terakhir.

Al Jupri salah satu distributor telur ayam PT Amalia Bintang Telur, yang beralamat di Jalan lingkar Kampung Utan, Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, mengatakan kenaikan diduga terjadi karena tingginya permintaan pasar jelang perayaan natal dan tahun baru.

Jupri mengatakan, kenaikan harga telur ayam mencapai 25 persen.

Satu kilogram telur yang biasanya dijual seharga Rp28 ribu, kini naik menjadi Rp33 ribu.

Menurutnya, kenaikan juga diprediksi akan terus terjadi hingga pertengahan bulan Desember 2022.

BERITA VIDEO: HARGA BERAS, TELUR DAN DAGING AYAM MASIH MEROKET DI PASAR TAMBUN

"Ini dari temen-temen yang di lapangan, harga ecer perkilo itu harga 32.000 dan tidak menutup kemungkinan bisa mencapai 33.000 perkilonya, karena setiap harinya mengalami kenaikan," ujar Jupri saat dikonfirmasi (3/12/2022).

Jupri mengungkapkan, selain faktor tingginya permintaan, faktor cuaca serta bencana alam di Kabupaten Cianjur juga mempengaruhi tingginya harga jual telur ayam di pasaran.

"Jelas sangat berpengaruh ya cuaca, transportasi, contohnya kaya kasus kejadian kemarin di Cianjur ya, dimana ada musibah alam produksi turun drastis, beberapa daerah penyangga pasokan telur seperti Cianjur sangat mempengaruhi. Diprediksi sampai pertengahan Desember," kata Jupri.

Baca juga: Gempa 6,4 M Guncang Garut, BMKG Sebut Ada Potensi Gempa Susulan, Namun Tak Berpotensi Tsunami

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 6,4 Terjadi di Garut, Guncangan Kuat Terasa di Bandung Hingga Bogor

Biasanya, dalam sehari toko agen distributor miliknya mampu menjual hingga 15 ton telur ayam dalam sehari, namun saat ini, Jupri menyebut hanya mampu menjual separuhnya saja.

"Kalau normal itu, untuk cabang Bekasi sendiri kita dalam sehari bisa menjual 15 ton perharinya." ucapnya.

Dampak kenaikan harga juga dirasa memberatkan bagi para pendagang kecil atau pengecer, salah satunya Aksa (48), yang biasa berbelanja telur ayam untuk dijual kembali di warung miliknya.

Aksa terbebani dengan tingginya harga telur ayam, yang mempengaruhi daya beli masyarakat sehingga omset penjualan telur ayam di warung miliknya turun drastis.

"Dampaknya kan telur itu harganya udah mahal, sekarang aja kan pasarannya itu sudah 31, 32 ribu paling murah. Memberatkan sekali konsumen juga kan berkurang, pembeli berkurang karena harganya tinggi, saya ini belanjakan ke agen buat dijual lagi di warung," ungkapnya.

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Sinergi Semesta Pratama Buka Lowongan Sales SPV

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: Disnaker Kabupaten Bekasi Gelar Pameran Bursa Kerja Virtual, 6-7 Desember

Dirinya khawatir, kenaikan harga tersebut akan terus terjadi hingga jelang perayaan tahun baru, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, akan terus mengalami kenaikan dari harga pasaran telur ayam pada saat ini.

"Biasanya sih yang tahun-tahun lalu ya jelang natal sampai hari H itu pasti alami kenaikan terus, pengalaman yang sudah-sudah ya pasti naik lagi dari harga sekarang. Saya bisa belanja itu modalnya 24 ribu kalau sekarang kan bisa mencapai 30 ribu lebih," imbuhnya.

Ia berharap, pemerintah mampu menstabilkan harga telur ayam jelang Natal dan Tahun Baru sehingga tidak menurunkan daya beli masyarakat dan penjualan telur ayam di warungnya bisa kembali normal.

"Ya kalau bisa jangan segini harganya, kaya yang kemarin-kemarin lagi biar daya jualnya kaya kita pedagang itu kan ramean, kalau begini kan daya jualnya lemah," ujarnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved