Berita Kriminal

Berkali-kali Cabuli Siswi, Pedagang Keliling di Karawang Dibekuk Polisi

Tersangka sudah melakukan pencabulan terhadap korban sudah berkali-kali dengan iming-iming uang dan berjanji menikahi korban.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com
Ilustrasi pencabulan pada anak. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menangkap pria inisial HH (29) lantaran perbuatan bejatnya mencabuli siswi di bawah umur.

Pedagang keliling itu melakukan aksi tak senonohnya berkali-kali di rumah kontrakannya.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy mengatakan, HH melancarkan aksi bejatnya terhadap korban dengan mengiming-imingi uang kepada korban yang masih berusia 11 tahun.

"HH warga Tasikmalaya pekerjaan pedagang keliling di wilayah Kecamatan Pangkalan, Karawang ditangkap karena mencabuli korban sekitar usia 11 tahun," kata AKP Arief Bastomy, pada Senin (5/12/2022).

Dari hasil pemeriksaan, kata AKP Arief Bastomy, tersangka sudah melakukan pencabulan terhadap korban sudah berkali-kali.

BERITA VIDEO: HOTMAN PARIS BONGKAR DUGAAN PENCABULAN YANG DILAKUKAN OKNUM POLISI TERHADAP ANAK TIRI  

Selain mengiming-iming uang kepada korban, pelaku juga memasang janji manis akan menikahi korban.

"Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari orangtua korban. Kita menangkap tersangka di rumah kontrakannya tanpa perlawanan," ungkapnya.

Dia menambahkan, Unit PPA Polres Karawang melakukan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologi korban.

Baca juga: Pemuda Tewas Ditusuk saat Nongkrong di Danau, Pelaku Ditangkap, Polisi Masih Enggan Jelaskan

Baca juga: Citarum Meluap, Ratusan Murid SD di Bekasi Kebanjiran saat Ujian Akhir

Dia juga meminta masyarakat melaporkan jika ada perilaku atau aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya.

"Para orangtua juga diminta lebih mengawasi anak-anak dan jaga komunikasi baik dengan anaknya," katanya.

AKP Arief Bastomy menambahkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenai pasal 81 dan 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Ditangkap di Riau

Sebelumnya diberitakan, seorang guru honorer pelaku pencabulan terhadap siswa SD di Jatiasih, Kota Bekasi, akhirnya ditangkap polisi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved