Berita Kriminal

Bharada E Ungkap Sosok Perempuan Menangis Hingga Skandal Perselingkuhan, Ferdy Sambo Sebut Ngarang

Pernyataan Bharada E soal sosok perempuan menangis keluar dari rumah pribadi Ferdy Sambo di Bangka dibantah Ferdy Sambo.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Pernyataan Bharada E soal sosok perempuan menangis keluar dari rumah pribadi Ferdy Sambo di Bangka dibantah Ferdy Sambo. Foto: Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta. 

TRIBUNBEKASI.COM - Ferdy Sambo membantah semua pernyataan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.

Pernyataan Bharada E itu, soal sosok perempuan menangis keluar dari rumah pribadi Ferdy Sambo di Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo menyebut keterangan Bharada E tersebut tidak benar.

Ferdy Sambo mengingatkan agar Bharada E tidak melibatkan pihak lain dalam kasus ini, terutama istrinya, Putri Candrawathi.

Baca juga: Ronny Talapessy Benarkan Kesaksian Bharada E: Sebelum Eksekusi, Ferdy Sambo Tarik Leher Brigadir J

Baca juga: Bertemu Ferdy Sambo di Persidangan, AKBP Ridwan Soplanit: Kenapa Kami Dikorbankan Dalam Masalah Ini?

Baca juga: Sidang Ferdy Sambo Cs Ditunda Sepekan, Kajati DKI: Tak Ada Kaitan dengan KTT G20

Ferdy Sambo meminta Bharada E untuk cukup fokus pada perannya saja, yaitu sebagai eksekutor Brigadir J.

"Kalau dia yang nembakkan Yosua, jangan libatkan istri saya, jangan libatkan Ricky, Kuat," ujarnya saat ditemui awak media di sela-sela persidangan pada Selasa (5/12/2022).

Selain itu, Ferdy Sambo juga meminta agar Richard tak menggiring kasus ini ke isu-isu lain.

Termasuk di antaranya soal perempuan menangis di Rumah Bangka.

Ferdy Sambo pun secara tegas membantah pernyataan Richard terkait itu.

Dia menilai bahwa pernyataan itu merupakan karangan yang dibuat oleh Richard dan diduga atas perintah seseorang.

Oleh karena itu, Ferdy Sambo menyatakan bakal mengonfirmasi keterangan Richard itu di persidangan.

"Nanti kita tanyakan ke dia, kita akan tanyakan di persidangan. Siapa yang nyuruh dia ngarang seperti itu," kata Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Bharada E mengaku sempat melihat seorang perempuan menangis keluar dari rumah pribadi Ferdy Sambo di kawasan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

 

Bharada E mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Juni 2022 ketika sedang piket di rumah Saguling.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved