Breaking News:

Nataru

Jangan Khawatir, Saat Natal dan Tahun Baru, Dishub DKI Jakarta Siapkan 2.258 Bus AKAP dan Bus Amari

Ia menginformasikan, untuk amari akan beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Penulis: Leonardus Wical Zelena Arga | Editor: Dedy
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Ilustrasi Bus AKAP --- Saat Nataru, ribuan bus AKAP disiapkan di empat terminal utama yakni di Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pulogebang, dan Terminal Kampung Rambutan. Paralel dengan hal tersebut, juga disiapkan angkutan malam hari (Amari). 

TRIBUNBEKASI.COM --- Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mendiskusikan terkait arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Untuk arus mudik Natal, kami siapkan 2.258 bus Angkutan Antarkota Antarprovinsi (AKAP)," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat dihubungi, Sabtu (17/12/2022).

Syafrin menjelaskan nantinya ribuan bus AKAP tersebut akan disiapkan di empat terminal utama yakni di Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pulogebang, dan Terminal Kampung Rambutan.

Paralel dengan hal tersebut, Syafrin menyebutkan pihaknya juga menyiapkan angkutan malam hari (Amari).

BERITA VIDEO : GELAR RAPIM JELANG NATARU, HERU BUDI HARTONO WAJIBKAN PESERTA TINGGALKAN HP

Ia mengatakan, bus Amari akan melayani masyarakat di empat terminal bus AKAP.

"Kami akan koordinasikan terminal-terminal yang melayani bus AKAP tadi. Selain itu, dengan 13 koridor Bus Rapid Transit (BRT). Nanti juga akan dilayani dengan amari," jelas Syafrin.

Ia menginformasikan, untuk amari akan beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Baca juga: Pantau Pasar Rebo Jelang Nataru, Bupati Purwakarta Sebut Harga Daging, Cabe, Telur Naik Signifikan

Syafrin mengatakan, layanan transportasi Amari juga berlaku pada saat tahun baru.

Kemudian, Syafrin menjelaskan bahwa 13 koridor BRT sudah tersambung dengan terminal.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan bingung. Kami akan sediakan pelayanan transportasi semaksimal mungkin saat Nataru nanti," kata Syafrin.

Syafrin juga memastikan, bus yang digunakan saat Nataru dalam kondisi yang prima dan layak pakai.

"Yang tidak layak pakai sudah direkomendasikan untuk perbaikan. Tapi yang penting, kami sudah melakukan inspeksi keselamatan terhadap kondisi bus-busnya," pungkas Syafrin. 

Lebih lanjut Syafrin menjelaskan inspeksi keselamatan yang dilakukan lebih kepada hal-hal teknis, sebagai contoh pemeriksaan rem, indikator lampu.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved