Wanita Dimutilasi

Korban Mutilasi Berhasil Diidentifikasi, Angela Bakal Dimakamkan Satu Liang Lahat Bersama Anaknya

Rencananya, Angela Hindriati Wahyuningsih akan dimakamkan satu liang lahat bersama anaknya yang bernama Anna Laksita Leialoha.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
Dok. Instagram @shineati
Sosok terduga korban mutilasi bekasi, Angela. 

TRIBUNBEKASI.COM, TAMBUN SELATAN — Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas korban mutilasi yang jasadnya ditemukan di salah satu kontrakan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Sosok korban mutilasi tersebut dipastikan bernama Angela Hindriati Wahyuningsih.

Wanita tersebut sempat dilaporkan hilang pada 2019 lalu ke Mapolda Jawa Barat, oleh kakaknya yang bernama Turyono.

Saat dilaporkan hilang, Angela Hindriati Wahyuningsih berumur 50 tahun lebih. 

Turyono mengonfirmasi bahwa potongan tubuh yang ditemukan di kamar pelaku mutilasi bernama M. Ecky Listiantho tersebut merupakan adik kandungnya.

BERITA VIDEO: POLISI TEMUKAN TUMPUKAN DOKUMEN KEPEMILIKAN APARTEMEN DI KONTRAKAN PELAKU MUTILASI

"Iya betul, barusan pihak Polda juga telpon saya," ungkap Turyono saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2023).

Kini, Turyono tengah berunding bersama keluarganya yang lain terkait proses pengambilan jenazah beserta proses pemakaman.

Rencananya, Angela Hindriati Wahyuningsih akan dimakamkan satu liang lahat bersama anaknya yang bernama Anna Laksita Leialoha.

Baca juga: Benang Merah Kasus Mutilasi Bekasi, Sosok Terduga Korban Ternyata Sering Diberitakan Media Nasional

Baca juga: Ketua KPU Karawang Larang 150 PPK Update Status di Media Sosial, Kecuali Kegiatan Pemilu

Anak perempuan Angela Hindriati Wahyuningsih itu meninggal setelah lompat dari apartemen milik Angela di Jakarta Selatan pada 2018 lalu.

"Baru saya bicarakan dengan kakak dan lain-lainnya. Tadi dibicarkan dengan keluarga. Mau diurus administrasi rumah sakitnya gimana jadi nanti dikabarin lagi untuk pengambilan jenazahnya. Rencananya dimakamkan di TPU Kampung Kanndang. Itu dijadikan satu dengan anaknya. Keputusan keluarga sudah bulat," ucap Turyono.

Sebelumnya, kasus dugaan mutilasi terkuak berawal dari laporan istri pelaku ke Mapolsek Bantar Gebang yang mencari keberadaan M. Ecky Listiantho lantaran ia tak kunjung pulang ke rumahnya di Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, sejak 23 Desember 2022 lalu.

Polisi yang menelusuri keberadaan Ecky kemudian menghampiri kontrakan yang disewanya di Tambun Selatan pada Kamis (29/12/2022) malam.

Bukan Ecky yang didapati petugas, melainkan potongan tubuh korban mutilasi berjenis kelamin perempuan.

Baca juga: KPU Karawang Nilai Rilis Bawaslu Soal Indeks Kerawanan Pemilu Jadi Peringatan Dini

Baca juga: SIM Keliling Karawang Sabtu 7 Januari 2023 di Parkiran Mega Mal Hingga Pukul 12.00 WIB

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Sabtu 7 Januari 2023 di Komsen Jatiasih, Pukul 08.00 Hingga Pukul 10.00

Korban diduga kuat dimutilasi dua bulan lalu sebelum potongan tubuhnya ditemukan polisi di dalam dua boks yang diletakkan di kamar mandi. Kondisi potongan tubuh itu bahkan telah membusuk dan mengering.

Tak lama kemudian, Ecky diamankan di dekat lokasi kejadian bersama seorang wanita lain saat ia hendak pulang ke kontrakannya mengendarai sebuah mobil.

Lalu, Ecky diamankan beserta barang bukti dua boks berisi potongan tubuh dan dua koper berisi pakaian pria dan wanita

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved