Breaking News:

Berita Kriminal

Pelaku Penusukan Anggota Ormas di Bekasi Ditangkap, Kapolres Metro Bekasi: Bukan Konflik Antar Ormas

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan akui peristiwa pembunuhan anggota ormas di THM Kawasan MM2100 bukan karena konflik antar ormas.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan (Tengah) akui peristiwa pembunuhan anggota ormas di THM Kawasan MM2100, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/1/2023), bukan karena konflik antar ormas, Senin (9/1/2023). 

TRIBUNBEKASI.COM - FR (22), pelaku pembunuhan anggota organisasi masyarakat (Ormas), Renathus Pasaribu (48) dibekuk kepolisian Polres Metro Bekasi.

Diketahui, pembunuhan tersebut terjadi depan gerbang tempat hiburan malam (THM) Ruko Fajar Kawasan Industri MM2100, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/1/2023).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan menjelaskan peristiwa itu, tak berkaitan dengan konflik antar ormas, meskipun korban diketahui merupakan anggota ormas.

"Ini bukan konflik antar ormas. Kebetulan yang bersangkutan bekerja di sekitar TKP kemudian korban ketika meninggal dunia juga mengenakan seragam salah satu ormas. Itu iya benar faktanya demikian."

"Namun ini motifnya bukan konflik antar ormas, sifatnya sangat personal," katanya Gidion saat rilis ungkap kasus di Mapolres Metro Bekasi, Senin (9/1/2023).

Pelaku FR, sambung Gidion, melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan senjata tajam (sajam) berupa celurit hingga menyebabkan korban mengalami tiga luka sobek di bagian tubuh.

"Pelaku ini beraksi secara tunggal, berinisial FR (22) dia melakukan sendiri membawa celurit melakukan penganiayaan terhadap korban sebanyak tiga kali bacokan," ucapnya.

Sementata itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Gogo Galesung menceritakan awalnya rekan korban yang merupakan saksi kunci, mendatangi lokasi THM bersama istrinya.

Di sana, ia juga bertemu dengan korban yang merupakan pihak keamanan THM itu.

Kemudian, saksi tersebut bersenggolan dengan pelaku dan kelompoknya saat asik berjoget.

Terjadi cekcok mulut hingga berujung perkelahian. Pelaku FR pun dikeroyok oleh korban dan rekan-rekannya.

"Memang kondisi semuanya sedang mabuk. Terjadilah perkelahian. Pelaku pergi dari lokasi perkelahian. Kemudian saksi kunci ini pulang ke rumah bersama istrinya," ungkap Gogo.

Saat diperjalanan pulang, pelaku kembali ke THM lantaran mengaku dicegat oleh pelaku dan kelompoknya.

Ia kemudian mengadu ke korban untuk meminta pertolongan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved