Liga 1

2.000 Personel Amankan Laga Liga 1 Persija Jakarta - Bali United di Stadion Patriot Bekasi Sore Ini 

Kurang lebih ada sekitar 2.200 personel yang kami turunkan untuk melakukan pengamanan Liga 1," kata Kombes Pol Hengki,

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Sebanyak 2.200 personel gabungan diturunkan Polres Metro Bekasi Kota dalam rangka mengamankan pertandingan Liga 1 sepak bola antara Persija Jakarta VS Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (15/1/2023). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Sebanyak 2.200 personel gabungan diturunkan Polres Metro Bekasi Kota dalam rangka mengamankan pertandingan Liga 1 sepak bola antara Persija Jakarta VS Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (15/1/2023).

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi untuk melaksanakan mengamankan sepak bola Liga 1 yang digelar di Kota Bekasi itu.

"Jadi semua unsur kami libatkan baik TNI Polri dan Pemerintah Kota Bekasi. Kurang lebih ada sekitar 2.200 personel yang kami turunkan untuk melakukan pengamanan Liga 1," kata Kombes Pol Hengki, Minggu (15/1/2023).

Dalam proses pengamanan kali ini, diungkapkan oleh Hengki mengacu pada  Perpol nomor 10 tahun 2022.

BERITA VIDEO : JELANG LAGA KLASIK LAWAN PERSIB BANDUNG, JAKMANIA OPTIMIS PERSIJA MENANG

Dimana nantinya petugas kepolisian lebih mengamankan kondisi di luar Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Sementara bagian dalam baik itu ring 1 dan 2 lebih mengutamakan pengamanan pada steward baik itu dari PSSI maupun TNI Polri berpakaian preman.

Artinya dalam pengamanan di dalam Stasiun jumlah Steward akan diperbanyak.

Baca juga: Liga 1: Luis Milla Puji Permainan dan Pemain Persija Jakarta

"Jadi ring 1 dan 2 di Tribun itu ada dari steward, steward itu baik dari PSSI maupun dari TNI Polri tapi dia berpakaian preman para pasukan yang menggunakan uniform (seragam)," katanya.

Dalam pengamanan kali ini, Hengki memastikan bahwa pihak kepolisian tidak akan membawa gas air mata, melainkan hanya tameng dan tongkat itu juga digunakan jika dalam kondisi tertentu yang digunakan atas permintaan.

"Kami tidak bawa (gas air mata) kecuali yang kita bawa tameng tongkat untuk mengatasi kalau terjadi huruhara, kalau terjadi (huruhara) atas permintaan security officer dari panitia Persija," ujarnya.

Terkait jumlah penonton, diungkapkan Hengki memang ada pembatasan. Hanya saja pembatasan hanya sekitar 80 persen.

Hasil tiket yang terjual pun juga telah mencapai 27 ribu penonton dengan kapasitas Stadion Patriot Candrabhaga yaitu sekitar 30 penonton. 

Thomas Doll waspadai serangan Bali United

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved