Berita Bekasi

Timbulkan Suara Bising dan Membahayakan, Disdik Kota Bekasi Larang Murid Bawa Lato-lato ke Sekolah

Bahkan kini beradaan permainan ini pun cukup sering dijumpai dimanapun, baik di lingkungan warga bahkan hingga sekolah di Kota Bekasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Ilustrasi Lati-lato --- Sekdis Disdik Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengatakan larangan itu karena permainan lato-lato menimbulkan suara yang cukup bising apalagi dimainkan oleh banyak orang. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Lato-lato kini menjadi permainan yang sangat digemari terlebih oleh anak-anak, khususnya di Kota Bekasi.

Bahkan kini beradaan permainan ini pun cukup sering dijumpai dimanapun, baik di lingkungan warga bahkan hingga sekolah di Kota Bekasi.

Menyikapi banyak anak anak sekolah yang membawa lato-lato di lingkungan pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan mengambil langkah untuk membuat surat edaran untuk melarang keberadan lato-lato di sekolah.

Sekdis Disdik Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengatakan larangan itu karena permainan lato-lato menimbulkan suara yang cukup bising apalagi dimainkan oleh banyak orang. Tentu ini dikhawatirkan akan mengganggu.

BERITA VIDEO : ANAK-ANAK DI BEKASI MENGISI WAKTU LIBUR BERMAIN LATO-LATO

"Apalagi sekarang lato-lato itu cukup berisik, pusing pusingnya itu aja. Saya mungkin akan adakan himbauan lah untuk bahwa tidak usah permainan lato-lato itu dibawa ke sekolah ataupun dimainkan di sekolah," kata Deded Kusmayadi, Minggu (15/1/2022).

Di lain sisi, Deded menilai jika permainan lato-lato memiliki manfaat tersendiri, salah satunya yaitu anak-anak tidak lagi fokus pada gadget.

Apalagi permainan ini biasa dilakukan dengan teman teman, artinya sisi keharmonisan antar teman terjaga dengan baik.

Baca juga: Bikin Tak Fokus Belajar, Disdikpora Karawang Larang Siswa Bawa Lato-Lato ke Sekolah

"Sebetulnya begini yang namanya permainan lato-lato itu kan sebenarnya permainan yang edukatif, akan tetapi sebaiknya mengenai permainan itu jangan dibawa ke sekolah," katanya.

Tak hanya itu, permainan Lato-lato juga dinilai cukup bahaya, sebab sudah ada beberapa korban dampak lato-lato itu.

Seperti terkena mata, bibir dan lain-lain. Oleh karena itu, Disdik Kota Bekasi melarang lato-lato untuk dibawa ke sekolah.

"Nanti saya akan adakan semacam himbauan lah untuk kehati-hatian kita bersama gtu menyikapi hal ini, walau disisi lain ada juga bagusnya, paling tidak mereka melupakan gadget," ucapnya. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved