Berita Kriminal
Bocah SMP Jadi Korban Komplotan Begal di Bekasi
ANF menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Buyut Kaifah, Kampung Pulo Pisang, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARANGBAHAGIA — Nasib nahas dialami seorang pelajar SMP berinisial ANF (14). Ia terluka berdarah-darah karena menjadi korban pembegalan oleh sekelompok orang tak dikenal.
ANF menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Buyut Kaifah, Kampung Pulo Pisang, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 5382 FJR milik korban dibawa kabur komplotan begal.
Peristiwa pembegalan ini terjadi pada Minggu (15/1/2023) sekira pukul 01.30 WIB.
Saat itu korban berboncengan dengan temannya berinisial E (15) melintas di jalan tersebut.
BERITA VIDEO: POLSEK CIKARANG BARAT BEKUK TIGA BEGAL YANG MERESAHKAN
Kemudian, ia tiba-tiba dipepet delapan sepeda motor.
Seorang pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan langsung membacok korban dengan membabi buta. Korban dan temannya pun terjatuh dari motor.
"Pelaku yang mengendarai delapan unit sepeda motor secara berboncengan dan langsung membacok tangan kanan, punggung kanan, perut dan kaki kanan korban hingga korban terjatuh," kata Kapolsek Cikarang AKBP Mustakim, Selasa (17/1/2023).
Baca juga: Enggan Damai dengan Ferry Irawan, Venna Melinda Ingin Proses Hukum Jalan Terus
Baca juga: Puslabfor Bareskrim Polri Datangi TKP Keracunan di Bantargebang, Bawa Sampel untuk Diperiksa
Baca juga: SIM Keliling Karawang Selasa 17 Januari 2023 di Parkiran Mega Mall, Simak Detail Persyaratannya
Baca juga: Perpanjangan SIM Kabupaten Bekasi Selasa, 17 Januari 2023, di Dua Lokasi Satpas, Simak Syaratnya
Korban yang mendapat bacokan berkali-kali itu tergeletak dan bersimbah darah di lokasi kejadian. Sementara teman korban, kabur menyelamatkan diri.
"Setelah itu pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban. Selanjutnya keluarga korban melapor ke Polres Metro Bekasi dan saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi," ungkap AKBP Mustakim.
Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus begal ini dan meminta keterangan saksi-saksi serta mengumpulkan bukti-bukti, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/begal-sadis.jpg)