Berita Kriminal

Maling Bersenjata Api Rakitan Dibekuk Warga saat Beraksi di Cikarang

Polisi mengamankan satu unit senpi, satu pisau, satu kunci letter T, dua anak kunci letter T dan satu unit motor Yamaha R25 yang gagal dicuri pelaku.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menunjukkan senjata api rakitan yang disita dari pelaku pencurian sepeda motor. Pelaku berinisial BLS itu ditangkap warga saat hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor roda dua di Kampung Cimahi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/1/2023) lalu. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT — Seorang pria berinisial BLS ditangkap warga saat hendak melakukan pencurian sepeda motor di Kampung Cimahi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/1/2023) lalu.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menceritakan dalam melakukan aksinya, BLS dan seorang rekannya berinisial R yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kerap membawa senjata api rakitan.

"Saat mencoba ditangkap warga, pelaku sempat meletuskan senjata api rakitan," kata Twedi saat rilis ungkap kasus di Mapolsek Cikarang Pusat, Selasa (24/1/2023).

Awalnya, BLS dan R mendatangi sebuah kontrakan yang terletak bersebelahan dengan minimarket sekira pukul 16.00 WIB. Ketika hendak melukai lubang kunci motor secara paksa menggunakan kunci letter T, aksi mereka dipergoki oleh seorang pegawai minimarket.

Pelaku BLS bahkan sempat meletupkan senpi ke arah warga ketika mereka hendak kabur. Namun, masyarakat berhasil mengamankan BLS meski terdapat warga yang terluka. Sedangkan R pergi melarikan diri.

BERITA VIDEO: TEREKAM CCTV PELAKU PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BEKASI TODONGKAN SENJATA API

"Berdua dengan temannya, jadi pada saat mau ditangkap itu temennya sudah terlebih dahulu melarikan diri. Selain membawa senjata api rakitan pelaku juga membawa sajam, kunci letter T," tuturnya.

Polisi mengamankan satu unit senpi, satu pisau, satu kunci letter T, dua anak kunci letter T dan satu unit motor Yamaha R25 yang gagal dicuri oleh pelaku.

Kepada polisi, pelaku mengaku tekah beraksi selama 3 bulan terakhir dan telah melakukan pencurian di 30 lokasi berbeda seputar Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT YKK Zipco Indonesia Tawarkan Posisi IT Programmer Staff

Baca juga: Solihin Alias Duloh, Pelaku Pembunuhan Berantai Cianjur-Bekasi, Mengaku Bisa Obati Berbagai Penyakit

Baca juga: Sering Kekurangan Air, Ratusan Petani dari Dua Desa di Karawang Unjuk Rasa di Kantor Bupati

"Menurut pengakuannya, hasil motor curian dijual ke seorang penadah. Tersangka ini juga residivis. Kami masih dalami juga terkait kepemilikan senpi-nya," ungkap Twedi.

BLS dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Meregang Nyawa 

Sebelumnya sempat diberitakan, adanya dua orang lelaki yang menjadi pelaku pembegalan sepeda motor, akhirnya tewas mengenaskan usai dikeroyok oleh warga.

Dua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu diketahui melakukan aksi pembegalan di Kampung Kobak Rante, Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/1/2023).

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved