Berita Bekasi

Kesbangpol Kabupaten Bekasi Waspadai Ujaran Kebencian dan Informasi Hoaks pada Pemilu 2024

Belajar dari Pemilu tahun 2019 lalu Kesbangpol mewaspadai beberapa potensi pada Pemilu 2024, yakni, konflik sosial beda pilihan, ujaran kebencian dsb

|
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Encep Supriatin Jaya --- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mewaspadai ujaran kebencian dan informasi hoaks pada Pemilu 2024. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mewaspadai ujaran kebencian dan informasi hoaks pada Pemilu 2024.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi Encep Supriatin Jaya mengatakan, Pemilu dan Pilkada serentak 2024 menjadi hajat nasional dan pesta pora rakyat dalam menentukan pemimpinan.

Baik presiden, wakil presiden, gubernur, bupati/ wali kota maupun anggota legislatif dan DPD.

"Sukses pemilu ada tiga, yakni pemilu damai, aman dan angka partisipasi pemilih tinggi," kata Encep kepada TribunBekasi.com pada Kamis (5/10/2023).

LIVE FACEBOOK TRIBUNBEKASI.COM : KEPALA KESBANGPOL KABUPATEN BEKASI WASPADAI UJARAN KEBENCIAN DAN INFORMASI HOAKS PADA PEMILU 2024 

Encep menuturkan, belajar dari kejadian pada Pemilu tahun 2019 lalu Kesbangpol mewaspadai beberapa potensi pada Pemilu 2024, yakni, konflik sosial beda pilihan, ujaran bencian hingga sebaran informasi hoaks.

"Itu sangat penting dan harus diwaspadai, jika tidak akan terjadi seperti Donal Trump di Amerika hingga akhirnya di bui dan Suriah sampai sekarang terjadi pembantaian," imbuhnya.

Kata Encep, belajar dari Pemilu 2019 lalu konflik sosial terjadi ketika berbeda pilihan. Bahkan ada suami istri bertengkar hingga bercerai.

Baca juga: Kesbangpol Kota Bekasi Bakal Kunjungi Sekolah Beri Pemahaman Terkait Pemilu

Encep mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024. Termasuk ikut dalam berpartisipasi untuk memilih. 

Kesbangpol berharap Kabupaten Bekasi partisipasi pemilih terbesar di Jawa Barat.

Apalagi tahun 2019 lalu, angka partisipasi sekira 81 persen.

"Saya berpesan semoga negara kita menjadi negara maju. Mari kita amankan sukses pemilu damai, dan mari kita tingkatkan partisipan para pemilih sehingga betul-betul hasil daripada pemilu ini menjadi pemilu yang berkualitas," tutupnya.

BERITA VIDEO : TALKSHOW PEMILU SAPA PELAJAR

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved