Piala Asia Qatar 2024

Jelang Hadapi Vietnam, Ketum PSSI Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Jangan Main Medsos Dulu

Terlebih pada laga perdana tim besutan Shin Tae-yong tersebut Timnas Indonesia mengalami kekalahan dari Irak 3-1

Penulis: Abdul Majid | Editor: Dedy
Tribunnews.com
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir -- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan Asnawi Mangkualam dkk. tidak bermain sosial media lebih dulu jelang Timnas Indonesia menghadapi Vietnam dan Jepang pada pertandingan Piala Asia 2024. (FOTO DOKUMENTASI) 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan Asnawi Mangkualam dkk. tidak bermain sosial media lebih dulu jelang Timnas Indonesia menghadapi Vietnam dan Jepang pada pertandingan Piala Asia 2024.

Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu ingin para pemain Timnas Indonesia benar-benar fokus menjalani pertandingan di Piala Asia 2024.

Terlebih pada laga perdana tim besutan Shin Tae-yong tersebut Timnas Indonesia mengalami kekalahan dari Irak 3-1

Praktis, Indonesia harus bangkit di dua laga selanjutnya, kontra Vietnam dan Jepang guna bisa menjaga asa melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2024.

BERITA VIDEO : TAKLUK 1-3 DARI IRAK, SKUAD GARUDA GAGAL BERI KEJUTAN DI LAGA PERDANA PIALA ASIA

“Jadi saya berharap para pemain ya harus siap kalau memang mereka mau jadi bintang. Itu bagian dari drama kehidupan yang harus dihadapi,” kata Erick.

“Tapi saya berharap para pemain juga bisa fokus. Apalagi dalam pertandingan besar seperti ini ya tidak usah sosmed dulu,” pintanya.

Erick Thohir pun turut buka suara terkait banyaknya warganet yang ‘menyerang’ para pemain Timnas Indonesia apabila tampil buruk saat pertandingan.

Baca juga: Tak Dilibatkan Shin Tae-yong pada Piala Asia Qatar 2024, Penggemar Saddil Ramdani Kecewa Berat

Menurut Erick hal itu merupakan sesuatu yang lumrah Erick justru meminta kepada para pemain Timnas Indonesia harus menerima kritikan tersebut untuk dijadikan lecutan semangat.

“Ya gini, itu yang saya bilang, itu risiko kita menjadi bintang. Kalau tidak siap, jangan. Ya memang itulah yang terjadi. Saya juga punya sosial media sering dicaci-maki. Seakan-akan saya dengan Exco, dengan wakil ketua umum ini bobo-bobo saja,” kata Erick Thohir.

“Tetapi ada di sosial media yang bilang, oh PSSI lahir tahun 2023. Ada juga yang apresiasi. Tapi yang saya selalu bilang, antara kritik dan pujian ini, ya itu adalah komplementari kita menjadi lebih baik,” sambungnya.

Di sisi lain, Erick Thohir juga turut mengimbau kepada warganet agar memberikan kritikan yang tidak dengan mengumbar kata-kata negatif.

Terlebih pemain-pemain Timnas Indonesia masih minim kualitas.

“Untuk warga negara Indonesia yang mencintai tim nasional Indonesia, tolong dengan segala kerendahan hati saya berharap, ingat loh para pemain ini manusia juga. Para netizen itu yang cinta Indonesia juga manusia,” ucap Erick.

“Saya rasa kita harus bisa saling menghargai di dunia sosial media ini. Jangan sampai ada penilaian bangsa Indonesia yang terkenal di seluruh dunia sebagai bangsa yang ramah, tamah, senyum. Akhirnya sekarang diciptakan sebagai bangsa yang seakan-akan senang mengintimidasi. Bahkan menjual kata-kata kasar. Kayaknya itu bukan cerminan bangsa kita,”

“Kritik wajib, saya juga dikritik. Itu bagian dari era demokrasi. Tetapi sampai mematikan pemain, misalnya sampai pemain itu mati, yang rugi kita. Ingat loh, tim nasional kita ini tipis. Yang saya bilang 2x11 (pemain) sama kualitas belum ada,” pungkasnya.

(Sumber : Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved