Selasa, 14 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Cegah Penipuan Internet, 300 Ribu Wali Murid di Karawang Ikut Seminar Cakap Digital

Dunia internet saat ini semakin dipenuhi konten berbau berita bohong, ujaran kebencian, dan radikalisme, bahkan praktik- praktik penipuan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Wali murid di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengikuti kegiatan Seminar Cakap Digital bertajuk Stop Penipuan di Internet. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Sebanyak 300 ribu wali murid di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengikuti kegiatan Seminar Cakap Digital bertajuk Stop Penipuan di Internet.

Kegiatan seminar digelar Kementrian Komunikasi dan Informasi RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang secara hybrid di Aula Husni Amid Pemkab Karawang pada Senin (20/5/2024).

Seminar Cakap Digital ini digelar untuk membangun wawasan dan pengetahuan masyarakat terkait literasi digital yang mencakup Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety, dan Digital Culture.

Acara ini juga bertujuan untuk membentuk pola pikir masyarakat yang kritis dan kreatif dalam ber-digital agar tidak akan mudah termakan oleh isu yang provokatif, menjadi korban informasi hoaks atau korban penipuan yang berbasis digital.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika dituntut berperan aktif dalam menghentikan penyebaran hoaks serta dampak negatif internet lainnya dengan meningkatkan kemampuan kognitif masyarakat Indonesia melalui pelatihan kecakapan literasi digital," ujar Menteri Kominfo RI Budi Arie Setiadi, dalam sambutannya.

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Selasa 21 Mei 2024

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi, Selasa 21 Mei 2024 ini di Foodcourt Harvest City, Kecamatan Setu

Menteri Arie mengatakan, dunia internet saat ini semakin dipenuhi konten berbau berita bohong, ujaran kebencian, dan radikalisme, bahkan praktik- praktik penipuan.

Oleh sebab itu, penguatan literasi digital diperlukan di setiap aspek masyarakat agar cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa tercapai.

"Jika generasi muda kurang menguasai kompetensi digital, hal ini sangat berisiko bagi mereka untuk tersisih dalam persaingan memperoleh pekerjaan, partisipasi demokrasi, dan interaksi sosial. Literasi digital akan menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis-kreatif," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengungkapkan, secara infrastruktur dan sumber daya manusia digitalisasi di Kabupaten Karawang ini dianggap sudah cukup baik dan mumpuni. Meski begitu, Aep berpesan kepada semua pihak untuk tidak cepat puas.

"Seperti pesan Pak Mentri, kemajuan peradaban sebuah daerah dimulai dari digitalisasi. Dan digitalisasi ini terus mengalami perkembangan. Tentu kita harus bersiap meningkatkan kecakapan digital untuk menuju Indonesia Emas 2045," kata Aep.

Baca juga: SIM Keliling Karawang, Selasa 21 Mei 2024, di Yogya Grand Karawang Hingga Pukul 15.00 WIB

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi, Selasa 21 Mei 2024 di Komsen Jatiasih Hingga Pukul 10.00 WIB

Sementaera itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang Cecep Mulyawan menambahkan, acara ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara Kementrian Kominfo dengan Dinas Pendidikan. Baginya, kolaborasi semacam ini perlu ditingkatkan untuk menuju cita-cita terbaik bagi bangsa.

"Melalui acara ini saya berharap, tidak hanya siswa saja yang cakap digital. Namun, orangtua murid juga tidak boleh ketinggalan. Mudah-mudahan dunia pendidikan di Karawang semakin maju dengan semua aspek semakin cakap digital," harapnya.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved