Berita Bekasi

Lagi Kerja Bakti, Warga Graha Harapan Mustikajaya Temukan Ular Sanca 3,8 Meter Beserta Puluhan Telur

Sarang ular sanca itu berada persis di bawah atau ditumpukan potongan kayu bekas, tebangan pohon pohon pisang kering, dan sampah.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dedy
Dok. Damkar Kota Bekasi
Warga Perumahan Graha Harapan Mustikajaya, Kota Bekasi dikejutkan dengan penemuan sarang ular sanca dan ditemukan satu ekor induk sanca beserta 30 butir telur, Senin (21/7/2024). (Dok Damkar kota Bekasi). 

TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKAJAYA --- Warga Perumahan Graha Harapan Mustikajaya, Kota Bekasi dikejutkan dengan penemuan sarang ular sanca.

Anggota Tim Rescue Pleton B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Eko Budi Santoso, mengatakan pihaknya bersama warga menemukan satu ekor induk ular sanca dan 30 butir telur.

“Kami temukan telurnya ada 30 dan rusak satu beserta seekor ular sanca dengan panjang 3,8 meter dan berat lebih kurang 10 kilogram,” kata Eko Budi, Rabu (24/7/2024).

Eko menjelaskan peristiwa pada Senin (21/7/2024) itu bermula saat pihaknya menerima laporan dari warga adanya penemuan sarang ular sanca tersebut.

BERITA VIDEO : BELEK TUBUH ULAR PITON 6 METER, WARGA JAMBI GEGER TEMUKAN JASAD WANITA

Penemuan itu berawal saat sejumlah warga kerja bakti siang hari.

Sarang ular sanca itu berada persis di bawah atau ditumpukan potongan kayu bekas, tebangan pohon pohon pisang kering, dan sampah.

Mengingat tidak ada satupun warga yang berani melakukan evakusi, kemudian meminta bantuan kepada petugas Damkar.

Baca juga: Ibu 5 Anak Tewas Ditelan Ular Piton, TKP Berjarak 500 Meter dari Rumah Korban di Luwu Sulsel

“Kami cek, kami amanin. Takutnya kalo gak diamanin netes, bahaya. Yaudah diambil indukannya sama telurnya sama kami dibawa ke Mako,” jelasnya.

Eko menuturkan evakuasi ular Sanca berjalan lancar dengan durasi lebih kurang 15 menit.

Usai dilakukan pemeriksaan terhadap bagian fisik, ular Sanca tersebut diperkirakan baru saja bertelur.

Apalagi, bulan Juli hingga Agustus telah memasuki musik kawin bagi ular.

“Saat ini memang lagi musim kawin, telurnya itu juga baru kayaknya belum ada seminggu. Masih segar, karena perut ular juga baru beberapa jam dilihat dari tubuhnya masih ada bekas nya,” tuturnya.

Akhir pernyataanya, Eko berharap masyarakat dapat lebih menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi bersarangnya ular di musik kawin.

(Sumber : TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra/m37)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaUeu7FDzgTG0yY9GS1q

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved