Rabu, 29 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Lifestyle

Tips Menyimpan Makanan di Kulkas, agar Tetap Segar dan Terjaga Baik Kualitasnya

Tak hanya berfungsi sebagai wadah pendingin, kulkas juga dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme yang dapat merusak makanan.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Ilustrasi - Tips menyimpan dalam kulkas agar tetap segar dan terjaga baik kualitasnya. 

TRIBUNBEKASI.COM — Kulkas kini menjadi alat elektronik paling penting dalam rumah tangga untuk menjaga makanan agar tetap segar dan tahan lama. 

Tak hanya berfungsi sebagai wadah pendingin, kulkas juga dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme yang dapat merusak makanan.

Menyimpan bahan makanan di kulkas juga bisa memudahkan proses mengolah makanan untuk keluarga. 

Hal ini bisa mendukung gaya hidup dinamis karena dapat menghemat banyak waktu. 

Dengan cara penyimpanan yang benar di kulkas, kualitas kesegaran dan nutrisi dari bahan makanan tetap terjaga.

Baca juga: Rilis Lagu Abangku, Raim Laode Ingin Berkarya dengan Jujur

Baca juga: Si Jago Merah Lahap Gedung Bakamla, Diduga Korsleting Pemicunya, 19 Unit Pemadam Dikerahkan

Berikut cara menyimpan makanan di dalam kulkas agar lebih awet dan tetap berkualitas. 

1. Atur Suhu Kulkas dengan Tepat

Suhu kulkas yang ideal berkisar antara 1 – 5o C, sedangkan untuk freezer sekitar -18o C. Pastikan suhu kulkas berada pada derajat yang tepat agar makanan yang disimpan tidak rusak. 

Jika suhu kulkas terlalu rendah, maka makanan bisa membeku. 

Sebaliknya, jika suhu terlalu tinggi, makanan cepat rusak.

Periksa juga suhu kulkas secara berkala menggunakan termometer kulkas. 

Jika suhu terlalu tinggi, segera lakukan penyetelan ulang. 

Pastikan pula pintu kulkas selalu tertutup rapat agar suhu tetap terjaga.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Rbfood Manufaktur Indonesia Tawarkan Posisi Regulatory

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Senin 30 September 2024 Besok

2. Pisahkan dan Tempatkan Makanan Sesuai Jenis

Untuk menghindari pencemaran di dalam kulkas, pisahkan tempat menyimpan makanan mentah dan matang. 

Makanan mentah dari protein hewani seperti daging, ayam, dan ikan lebih berisiko mengandung bakteri berbahaya. 

Jika tercampur dengan bahan makanan lain seperti yang sudah matang, bakteri ini dapat mencemarkan yang lain. 

Sebaiknya simpan daging atau protein hewani mentah di freezer. 

Sebab bakteri akan mati ketika daging beku, sehingga daging lebih awet. 

Sementara, protein hewani dan sayur-sayuran bisa disimpan di rak bawah dan tengah. 

Jika kulkas Anda memiliki rak penyimpanan khusus sayur dan buah, gunakan bagian tersebut. 


Baca juga: Jadwal SIM Keliling Karawang Senin 30 September 2024 Besok di Pospol Dawuan Hingga Pukul 14.00

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 30 September 2024 Besok, di McD Harapan Indah, Cek Syaratnya

3. Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup

Wadah tertutup dapat mencegah udara dan bakteri masuk ke dalam makanan selama berada di dalam kulkas. 

Menyimpan makanan mentah maupun matang dalam wadah tertutup sangat direkomendasikan. Dengan begitu, makanan akan tetap segar dan terhindar dari kontaminasi.

Pastikan menggunakan wadah plastik atau kaca bertutup rapat saat menyimpan makanan di kulkas. Jangan menggunakan wadah terbuka seperti piring atau mangkuk. 

Tutup wadah harus benar-benar rapat tanpa celah agar udara luar tidak bisa masuk.

4. Bungkus Sayur dan Buah dengan Tisu atau Handuk

Sayuran bisa lebih awet di kulkas jika disimpan dengan cara yang tepat. Untuk menjaga kesegaran sayuran hijau, pastikan kalau wadahnya tetap kering. 

Caranya dengan mengeringkan sayuran terlebih dahulu setelah dicuci. Kemudian letakkan tisu dapur dalam wadah untuk menyimpan sayuran hijau. 

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Rumah Sakit Bayukarta Butuh Dokter Spesialis Kejiwaan

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Keramika Indonesia Assosiasi Butuh Drafter Maintenance & Engineering

Sedangkan untuk jenis buah dan sayur seperti bit, stroberi, bluberi, wortel, dan lobak sebaiknya dibungkus menggunakan handuk kering. 

Handuk kering dapat menyerap air atau kelembapan berlebih yang menyebabkan buah dan sayur tertentu menjadi cepat busuk.

5. Bersihkan Kulkas Secara Teratur

Terakhir, menjaga kebersihan kulkas secara rutin sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan kuman berbahaya. 

Kotoran dan sisa makanan yang menempel di dinding dan rak kulkas dapat menjadi sarang bakteri. 

Oleh karena itu, disarankan untuk membersihkan seluruh bagian dalam kulkas setidaknya seminggu sekali. 

Gunakan air dan pembersih kulkas untuk membersihkan dinding, rak, laci, dan seal pintu kulkas. Pastikan tidak ada kotoran atau noda makanan yang tertinggal.

Baca juga: Kronologi Massa Geruduk Pondok Pesantren di Bekasi, Berawal dari Dugaan Ada Pelecehan

Baca juga: ITSB Deltamas Gelar Turnamen Catur Berhadiah Rp 15 Juta, Catat Cara dan Link Pendaftarannya

Untuk menjaga makanan yang disimpan lebih awet, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli kulkas yang dilengkapi dengan teknologi terkini dan fitur untuk mencegah penyebaran bakteri. 

Head of Product Division Toshiba Lifestyle Indonesia, Antonius Widjaja mengungkapkan bahwa produk dari Toshiba bisa menjadi jawaban atas kebutuhan keluarga untuk menyimpan bahan makanan lebih awet dan tetap segar. 

"Kulkas Toshiba menjadi pilihan ideal untuk penyimpanan makanan yang lebih lama dan lebih sehat. Dengan teknologi canggih yang dimilikinya, kulkas ini memastikan makanan dapat tahan segar lebih lama,” ungkap Antonius Widjaja dalam keterangan resminya, Jumat, 27 September 2024.

“Selain itu, efisiensi energi membantu konsumen menghemat biaya listrik, menjadikan kulkas Toshiba sebagai pilihan yang tepat," imbuh Anton. 

Product Manager of Refrigerator Toshiba Lifestyle Indonesia, Puput Chandra menjelaskan teknologi pada produk Toshiba dirancang untuk mempertahankan kualitas makanan selama masa penyimpanan. 

"Teknologi pada kulkas Toshiba dirancang khusus untuk menjaga kesegaran dan kualitas makanan, membunuh bau tidak sedap, dan bakteri penyebab bau tidak sedap hingga 99,9 persen. Konsumen dapat menikmati makanan segar dan bebas dari bakteri berbahaya," kata Puput Chandra. 

Baca juga: Pernikahan Bersahaja di Gresik, Kursi Bakso Jadi Pelaminan, Netizen Terharu: Gak Punya Beban Utang

Baca juga: Pencabulan Santriwati di Ponpes Bekasi Sudah Dua Tahun, Terungkap setelah Korban Ngadu ke Orang Tua

Puput membeberkan bahwa Toshiba memiliki dua tipe kulkas yang menjadi andalan. Pertama, side by side yang memiliki fitur Pure Air, Multi Air Flow, dan Origin Inverter.

Dengan fitur Pure Air, kata dia, Plasma Modul yang memproduksi ion menghilangkan bakteri dan bau tidak sedap hingga 99 persen. 

Dalam 60 menit, ion dapat tersebar menjangkau hingga 90 persen seluruh bagian pada kulkas, sehingga lebih menyeluruh menghilangkan bau dan membunuh bakteri penyebab bau pada makanan. 

"Fitur inilah yang akan menjaga makanan yang disimpan di dalam kulkas tetap fresh," tandas Puput.

Multi Air flow membuat pendinginan kulkas lebih cepat dan merata hingga setiap sudut kulkas. 

Desain saluran udara multi-layer yang membuat aliran udara dingin merata hingga ke tiap sudut kulkas sehingga dapat menjaga suhu tetap stabil agar makanan dapat disimpan lebih lama dan tidak mudah basi. 

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penggelapan Motor Jaminan Fidusia di Bekasi

Baca juga: Mahasiswa Bekasi Temukan Bayi Laki-laki di Pinggir Jalan Rawalumbu

Origin Inverter melengkapi kompresor dan kipas kulkas Toshiba double door. 

Kipas dapat secara otomatis mendeteksi perubahan suhu pendinginan kompresor dan menyesuaikan kecepatan pendinganan dalam 4 tingkat. 

Hal ini membuat pendinginan lebih efisien dan menghemat energi hingga 17 persen.

Produk kulkas kedua Toshiba yakni jenis kulkas double door yang memiliki tiga fitur utama yaitu Pure Bio, Multi Air Flow, dan Origin Inverter.  

Pure Bio menggunakan bahan dengan Ion Ag+ Katalis yang dapat menyerap bau dan mengurangi tingkat bakteri, serta menjaga makanan tetap segar lebih lama. 

Fitur ini diklaim merupakan anti bacterial hingga 99,9 persen (teruji dan bersetifikat berdasarkan Gmicro Testing).

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved