Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Natal dan Tahun Baru

Emak-emak di Ciputat Tangsel Resah dan Mengeluh, Kenapa? Ternyata Ini Pemicunya

Emak-emak ini mengungkapkan keluhannya soal kenaikan harga yang semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Harga bahan pangan yang meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru membuat ibu-ibu di Tangerang Selatan resah. Dua emak-emak yang merasakan keresahan adalah Sulis (49) dan Yati (46), warga yang sedang berbelanja di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIPUTAT --- Emak-emak di Tangerang Selatan, Banten, kini makin resah.

Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, emak-emak ini mengeluh.

Salah seorang emak-emak yang merasakan keresahan adalah Sulis (49) dan Yati (46).

Kedua ibu-ibu ini merupakan warga yang sedang berbelanja di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan.

BERITA VIDEO : JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, BAGAIMANA PASOKAN DAN HARGA BAHAN POKOK DI TANGSEL?

Mereka berdua mengungkapkan keluhannya soal kenaikan harga yang semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

"Berat ya namanya ibu-ibu," ucap Yati kepada TribunTangerang.com dikutip Jumat (13/12/2024).

Sementara itu, Sulis mengungkapkan bahwa dengan belanja Rp50.000 biasanya dirinya bisa membeli hampir semua kebutuhan sehari-hari.

Namun, nominal itu kini tak lagi cukup, karena harga yang semakin meningkat.

Baca juga: Pemkab Bekasi Jauh-jauh Hari Cek Sejumlah Pasar, Cegah Lonjakan Harga Sembako Sebelum Nataru

"Sekarang bingung, dapet sayur sama cape aja," ujar Sulis.

Mereka berdua sepakat jika kenaikan harga yang paling terasa seperti telur, yang sebelumnya seharga Rp26.000 kini melonjak menjadi Rp32.000. 

Selain itu, Yeti mengatakan jika harga gula juga mencatatkan kenaikan signifikan, hampir mencapai Rp18.000 per kilogram, padahal sebelumnya tidak semahal itu.

"Harga gula sekarang hampir 18 ribu, 18 setengah, tadinya tidak sampe segitu, sekarang hampir 19 ribu malah," kata Yeti.

Pada kesempatan ini, Sulis mengeluhkan soal kebutuhan dapur lainnya yang mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah, bawang putih, dan cabe. 

Kekinian, keduanya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk menanggulangi kenaikan harga yang semakin memberatkan rakyat. 

"Semoga lebih baik lagi harganya, gaji enggak naik, jadi berharap harga-harganya turun kembali, biar normal lagi," pungkasnya. 

(Sumber : TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico/m30)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.

 

 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved