Jumat, 29 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Prabowo Akui Dirinya yang Minta Jokowi dan SBY Cawe-cawe di Pemerintahannya

Presiden RI Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya meminta SBY dan Jokowi cawe-cawe dalam pemerintahan yang berjalan sekarang.

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah (m32) | Editor: Ign Prayoga
Wartakotalive.com/ Alfian Firmansyah
KONGRES DEMOKRAT -- Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan di Kongres VI Partai Demokrat di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025) malam. Dalam sambutannya Prabowo menyinggung soal kabinet Merah Putih pemerintahannya yang sering disebut kabinet gemuk, namun Prabowo tidak mempermasalahkannya. (Alfian Firmansyah/ WartaKota) 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya meminta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk cawe-cawe dalam pemerintahan yang berjalan sekarang.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.

Prabowo pada awal pidato menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung pemerintahan, termasuk para kader Partai Demokrat besutan SBY.

"Saya terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak, mari kita bekerja sama untuk rakyat kita," kata Prabowo.

Menurutnya, SBY telah berhasil membangun fondasi ekonomi yang kuat.

Saat menjadi Presiden, SBY berhasil melalui berbagai krisis ekonomi global.

"Semua ini fondasi yang dibangun Pak SBY menghadapi krisis demi krisis, krisis keuangan dunia 2008 yang disebut the black Monday crash, negara-negara kapitalis Wall Street crash, perusahaan-perusahaan terbesar gulung tikar, Indonesia aman," kata Prabowo.

Oleh karena itu, kata Presiden, sebelum membentuk Kabinet Merah Putih (KIM), dirinya datang ke SBY untuk meminta kader-kader terbaik Demokrat duduk di pemerintahan. 

"Makanya banyak atau beberapa timnya Pak SBY masih saya pakai. Ini jangan ada pikiran cawe-cawe lah, enggak ada. Saya yang minta cawe cawe. Saya datang ke Pak SBY, minta masukan, bener. Pak SBY, Bapak tidak pernah titip-titip apa-apa ke saya, enggak pernah. Saya datang," kata Prabowo.

Begitu juga dengan Jokowi, Prabowo mengaku dirinya yang mendatangi Presiden ke-7 RI itu untuk meminta masukan dalam menjalankan pemerintahan.

Menurut Prabowo, SBY dan Jokowi memiliki pengalaman dalam memimpin pemerintahan.

"Ada yang mengatakan Pak Jokowi enggak ada. Saya datang ke Pak Jokowi, Pak SBY memimpin 10 tahun, Pak Jokowi memimpin 10 tahun, 20 tahun pengalaman. Hanya orang yang bodoh yang tidak mau belajar dari 20 tahun pengalaman," tuturnya.

Prabowo mencontohkan dalam peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin, 24 Februari 2025.

Ia mengundang SBY dan Jokowi serta para mantan wapres.

"Kemarin, tanggal 24, hari Senin, saya meluncurkan Danantara Indonesia, suatu dana investasi nilainya USD 900 miliar dollar. Di samping saya, Pak SBY, Pak Jokowi, dan semua wakil presiden yang bisa hadir kemarin. Hadir juga ketua DPR, ketua MPR, ketua DPD. Saudarasaudara ini bisa karena Presiden sebelumnya," katanya.

 

Artikel ini telah tayang di  Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved