Berita Karawang
Perbaikan Jembatan Cicangor Karawang Mangkrak, Warga Mengeluh: Katanya Dua Minggu Selesai
Padahal, akses jembatan Cicangor yang ambles itu sangat dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG ---- Warga mengeluhkan mangkraknya pengerjaan sementara Jembatan Cicangor di Jalan Raya Badami-Loji Kecamatan Pangkalan, Karawang, Jawa Barat.
Jembatan Cicangaor itu sebelumnya ambles usai diterjang banjir pada Senin (3/3/2025) lalu.
Atas amblesnya Jembatan Cicangor itu, pemerintah melakukan pemasangan jembatan bailey sebagai penanganan darurat. Namun, hingga kini belum juga selesai.
Warga Tamansari Pangkalan, Ahmad Suprapto, menyesalkan lamanya pembuatan jembatan bailey. Menurutnya seharusnya jembatan itu bisa digunakan oleh warga secepatnya.
Baca juga: Jembatan Kemang Pratama Bekasi Sudah bisa Dilalui Lagi Usai Ambles Saat Banjir Besar Awal Maret
"Katanya dua minggu selesai, ini belum selesai. Malah tidak ada pengerjaannya lagi," katanya pada Selasa (18/3/2025).
Suprapto menegaskan, saat ini para pekerja jembatan bailey sudah berhari-hari tidak melakukan pekerjaan. Hal itu semakin membuat warga kecewa.
Padahal, akses jembatan Cicangor yang ambles itu sangat dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.
"Kita sebagai orang kecil ini sangat kesulitan tidak jembatan penghubung. Jika lewat jalan setapak juga saat ini sudah penuh lumpur karena hujan," kata dia.
Sementara itu warga Tegalwaru, Ali Sadikin menyayangkan dengan mangkraknya pengerjaan jembatan bailey yang akan digunakan sebagai jembatan sementara di Jembatan Cicangor itu.
Pasalnya selama tiga minggu pasca ambles dirinya harus memutar jauh untuk menuju tempat kerjanya di Karawang Kota.
"Kalau isu dari masyarakat, pengerjaan mangkrak karena pondasinya masih terus amblas," kata Ali.
Selama berangkat kerja dirinya berangkat harus menempuh jarak perjalanan tiga jam.
Dia memutar menuju Cariu, Bogor kemudian ke Bekasi baru ke Karawang Kota.
"Akomodasi bertambah, BBM bertambah. Terkadang saya juga dipenitipan dekat jembatan. Kalau mobil Rp15 ribu, sedangkan sepeda motor itu Rp5 ribu permalam," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepulloh mendesak agar Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar segera menyelesaikan pemasangan jembatan darurat atau bailey di Jembatan Cicangor yang ambles.
"Saya sudah komunikasi ke Kadis Provinsi agar bisa segera diselesaikan sebelum lebaran," katanya. (maz)
| Polres Karawang Siagakan Personel untuk Patroli Malam, Sasar Pelaku Begal |
|
|---|
| Serempak! Polisi akan Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Karawang Besok |
|
|---|
| Narkoba Dibungkus Kondom, Modus Baru di Lapas Karawang Digagalkan |
|
|---|
| Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi di Karawang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru |
|
|---|
| BTN Dukung Kejari Karawang Usut Dugaan KPR Fiktif oleh Pengembang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Perbaikan-jembatan-Cicangor-mangkrak.jpg)