Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Banjir di Tangerang

Warga Puri Bintaro Indah Sengsara Lagi, Setelah Tahun 2020, Banjir Besar Kembali Melanda

Karenanya, banjir besar tersebut memporakporandakan barang perabotan rumah tangga dan kendaraan yang mereka miliki.

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Dedy
TribunTangerang.com/Nurmahadi     
BANJIR BESAR --- Warga Perumahan Puri Bintaro Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten menyebut banjir di wilayahnya pada Kamis (29/5/2025) malam, menjadi yang terbesar kedua setelah banjir parah pada 2020 lalu.  

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT --- Warga Perumahan Puri Bintaro Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten menyebut banjir di wilayahnya pada Kamis (29/5/2025) malam, menjadi yang terbesar kedua setelah banjir parah pada 2020 lalu. 

Salah satu warga Puri Indah Bintaro, Budi (54), menyebut, banjir pada malam itu mencapai ketinggian 120 sentimeter serta merendam sebagian besar rumah warga dalam waktu singkat. 

Karenanya, banjir besar tersebut memporakporandakan barang perabotan rumah tangga dan kendaraan yang mereka miliki.

"Ini terbesar kedua. Terakhir itu tahun 2020. Ini tuh kali rumah tangga. Kalau lihat di situ, kalau enggak salah tinggal satu jengkal lagi sudah meluber," ujar dia saat diwawancarai, Jumat (30/5/2025). 

Baca juga: Setiap Hujan Deras, Warga Kartika Wanasari Cibitung Bekasi Selalu Was-was Banjir Rendam Perumahannya

Budi mengatakan air naik sangat cepat hingga membuat warga kesulitan menyelamatkan barang-barang mereka. 

Kendati begitu sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah dengan memanfaatkan tempat tidur dari besi yang dinaikkan agar retap aman dari genangan air. 

"Kami enggak ngungsi, kan ada tempat tidur yang besi tuh, jadi kami aman di situ, duduk di situ. Kira-kira 1,5 meteran, baru kami naik semua di situ (tempat tidur besi)," ujarnya. 

Serupa dengan warga lainnya, Sri (35) yang sudah tinggal di Puri Bintaro Indah sejak 2018 mengatakan banjir pada Kamis malam merupakan yang terparah setelah peristiwa banjir pada 2020 lalu. 

"Saya dari tahun 2018 masuk ke perumahan ini. Di sini termasuk sering banjir. Terakhir itu tahun 2020 awal," ujarnya. 

Ia mengatakan, warung sembako yang berada di bagian depan rumahnya tidak terkena banjir karena posisi yang lebih tinggi dari rumahnya.

Namun, barang-barang seperti galon dan tabung gas tetap terendam.

"Kalau rumah kan bedanya berapa senti ya? Lumayan 50 cm lah, 60 cm-an sama warung. Cuma barang kayak galon dan tabung gas aja yang kena air,” ujar dia. 

Sebagai informasi hujan deras yang mengguyur wilayah Tangsel pada Kamis malam mengakibatkan banjir dan genangan di 16 titik permukiman.

Total ada ratusan rumah warga terdampak banjir meski sebagian besar genangan sudah surut pada Jumat (30/5/2025) pagi. 

"Total ada 16 titik genangan atau banjir yang terjadi di seluruh wilayah Tangsel. Mayoritas sudah surut pada Jumat pagi," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Selatan Essa Nugraha dalam keterangannya.

(Sumber : TribunTangerang.com, Nurma Hadi/m41)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved