Kamis, 7 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Indonesia vs China

Branko Ivankovic Anggap SUGBK Sebagai 'Kandang Gila', Pemain China Diminta Siap Hadapi Tekanan Keras

Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic, menyebut Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK sebagai “kandang yang gila”

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Instagram Branko Ivankovic
PELATIH timnas China, Branko Ivankovic, dalam sesi konferensi pers.  

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dipastikan akan dipenuhi ribuan suporter Merah Putih, Kamis (5/6/2025) malam.  

Laga hidup-mati Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mempertemukan Timnas Indonesia melawan China.

Di tengah euforia itu, pelatih Timnas China, Branko Ivankovic, menyebut Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK sebagai “kandang yang gila”.

Ivankovic tahu betul betapa ganasnya atmosfer stadion legendaris di Jakarta tersebut.

“Sebelum kami datang ke sini, kami punya pengetahuan soal stadion ini,” ujar pelatih asal Kroasia itu dalam sesi konferensi pers di SUGBK, Jakarta, Rabu (4/6/2025).

“Ini adalah kandang yang gila dengan banyak fans Indonesia,” tambahnya dengan nada penuh antisipasi.

Alih-alih terintimidasi, pelatih berusia 71 tahun itu justru menganggap tekanan dari tribun sebagai amunisi. Ia memompa semangat para pemainnya untuk menjadikan tekanan suporter sebagai bahan bakar motivasi.

“Jadi, saya menyuntikkan motivasi kepada pemain saya menjadikan tekanan menjadi motivasi,” tegas Ivankovic.

“Seperti yang saya bilang, pemain saya harus konsentrasi dan fokus untuk hasil terbaik.”

China datang ke Jakarta dengan beban berat. Mereka terdampar di dasar klasemen Grup C dengan hanya enam poin dari delapan pertandingan—hasil dua kemenangan dan enam kekalahan. Salah satu kemenangan mereka raih saat menjamu Indonesia di pertemuan pertama.

Namun kini, kondisi berbalik. Timnas Indonesia yang diasuh Shin Tae-yong berada di atas angin dengan sembilan poin dari delapan laga. Jay Idzes dan kawan-kawan mencatat dua kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kekalahan. Kemenangan di kandang sendiri menjadi harga mati untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

Pertarungan malam ini bukan sekadar adu strategi, tapi juga duel mental. Ivankovic sadar betul bahwa SUGBK bukan stadion biasa. Namun bagi pelatih yang kenyang pengalaman di panggung internasional, tantangan justru menjadi peluang.

Dan bagi Timnas China, hanya mereka yang mampu bertahan dalam kegilaan SUGBK, yang berhak bermimpi tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia: Piala Dunia 2026.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved