Jumat, 29 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Anggota DPR Ahmad Sahroni Minta Polisi Usut Dugaan Pelecehan di RSUD Cabangbungin Bekasi

Kasus pelecehan seksual diduga terjadi di rumah sakit milik Pemkab Bekasi yakni RSUD Cabangbungin. Polisi diminta segera bertindak

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Tribunnews.com
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Kasus pelecehan seksual diduga terjadi di rumah sakit milik Pemkab Bekasi, Jawa Barat.

Kasus yang merendahkan martabat seorang wanita ini menimpa seorang ibu berinisial M (29) di RSUD Cabangbungin, Kabupaten Bekasi

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta polisi segera bertindak menangani dugaan kasus pelecehan seksual yang menimpa wanita berinisial M di RSUD Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, M mengaku dilecehkan oknum dokter yang bertugas di RSUD Cabangbungin. Awalnya M diminta membuat keluhan medis palsu dan mengikuti arahan dokter tersebut hingga masuk ke dalam mobil.

Pada akhirnya, M hanya dijadikan objek untuk memenuhi hasrat seksual dokter RSUD di wilayah kabupaten yang dipimpin Bupati Ade Kunang.

Sahroni meminta polisi turun langsung mengusut kasus ini. 

Dia mendesak kepolisian jemput bola, tanpa menunggu laporan dari korban.

“Saya minta kepolisian segera jemput bola, usut dugaan pelecehan ini. Langsung datangi korban, gali fakta dengan empati, dan mulai penyelidikan. Kita tidak sedang bicara soal prosedur birokratis, ini soal rasa keadilan. Jangan karena kasus terjadi di akhir 2023 prosesnya jadi berbelit-belit, awas," kata Sahroni dalam keterangannya, Jumat (20/6/2025).

"Kita tidak ingin kasus pelecehan yang terjadi di institusi pelayanan publik, termasuk rumah sakit, mudah terulang kembali. Dan jangan biarkan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis rusak hanya karena segelintir oknum,” imbuhnya.

Sahroni juga menekankan pentingnya memastikan keamanan korban dalam proses pelaporan, agar korban merasa terlindungi saat menyampaikan pengalamannya.

“Jika ini benar terjadi, kita tidak bisa membayangkan luka dan trauma yang dialami korban. Maka sudah seharusnya negara hadir untuk menciptakan ruang aman bagi para penyintas kekerasan seksual. Pokoknya kasus ini harus bisa diusut dengan cepat, seadil-adilnya, tanpa intervensi dari pihak mana pun,” kata politisi NasDem tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved