Rabu, 10 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Diplomat Muda Tewas

Kompolnas Ungkap Temuan saat Mendatangi Tempat Kos Diplomat Arya Daru di Menteng

Kompolnas) mendatangi lokasi penemuan mayat diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru, di Menteng, Selasa (22/7/2025).

Tayang:
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Ign Prayoga
Warta Kota/Ramadhan L Q
DIPLOMAT TEWAS - Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke Polda Metro Jaya terkait proses penyelidikan kasus kematian Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat Kemenlu di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi lokasi penemuan mayat diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025).

Lokasi tersebut adalah sebuah rumah kos yang ditempat Arya Daru.

Kunjungan ini bertujuan memeriksa berbagai aspek penting di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan fakta-fakta yang relevan untuk mendukung proses penyelidikan.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengatakan telah menelusuri kondisi fisik kamar, termasuk plafon, kasur, serta posisi kunci pintu kamar.

Kompolnas juga menelusuri barang-barang pribadi milik ADP yang diduga berkaitan dengan kematiannya.

Tim turut mendalami aktivitas pekerjaan serta riwayat interaksi pribadi korban dengan lingkungannya.

"Yang tidak kalah penting, kami juga diberi informasi terkait sesuatu yang sifatnya baru, yang belum ada dalam perdebatan," kata Choirul Anam, Selasa.

Baca juga: Beredar di Medsos Hasil Autopsi Diplomat Muda Arya Daru Bukan Bunuh Diri, Ini Kata Kompolnas

"Itu yang sekarang kami telusuri lebih lanjut, termasuk lewat pengecekan langsung ke TKP dan koordinasi dengan Polda Metro," lanjutnya.

Menurut Choirul Anam, penjaga kos adalah orang pertama yang menemukan ADP dalam keadaan meninggal dunia.

Untuk itu, Kompolnas meminta penjaga kos memperagakan secara langsung cara membuka pintu.

"Kami pastikan secara fisik dan minta diperagakan langsung, slot-nya hanya bisa dibuka dari dalam, dan saat dibuka itu dalam keadaan terkunci," ucap dia.

Kompolnas turut memeriksa plafon kamar, plafon kamar mandi, saluran air, hingga posisi barang-barang di dalam ruangan.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan atau upaya masuk paksa.

"Plafon, baik di kamar maupun kamar mandi, tidak ada yang rusak, kami juga cek saluran air, kasur dan elemen lain di kamar," ujar Chorul Anam.

Ia menegaskan, pemeriksaan itu penting untuk memastikan apakah ada kemungkinan orang lain masuk atau keluar sebelum korban ditemukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved