Sabtu, 30 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Perbolehkan Warga Kibarkan Bendera One Piece, Wali Kota Bekasi: Tapi Harus Dipisah dari Merah Putih

Hanya saja Tri berpesan pemasangan bendera One Piece dapat dikibarkan secara terpisah dari bendera Merah Putih.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dedy
Istimewa
BENDERA ONE PIECE --- Media sosial diramaikan dengan fenomena sejumlah masyarakat mengibarkan bendera One Piece menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 80 pada Minggu (17/8/2025) mendatang. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan dirinya tidak melarang warganya untuk memasang bendera One Piece. 

TRIBUNBEKASI.COM, KOTA BEKASI --- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan dirinya tidak melarang warganya untuk memasang bendera One Piece menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

"Statmennya kan sudah jelas bahwa pada prinsipnya kami tidak melarang," kata Tri saat dikonfirmasi mengenai pengibaran bendera One Piece, Jumat (8/8/2025) siang.

Hanya saja Tri berpesan pemasangan bendera One Piece dapat dikibarkan secara terpisah dari bendera Merah Putih.

"Tali jangan dipasang bersamaan bendera Merah Putih," jelasnya.

Sementara itu sejumlah sopir truk di Bekasi menganggap pemasangan bendera One Piece bukan berarti tidak menghargai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Seorang sopir, Rahmat (30), yang memasang bendera One Piece di truk boks-nya menegaskan aksinya ini murni ingin menyampaikan aspirasi kepada pemerintah agar introspeksi dan mencari solusi dari persoalan yang dialami masyarakat.

"Pasang bendera One Piece bukan karena hal-hal lain, ini juga saya masang bendera Merah Putih kok, ibaratnya tidak menjatuhkan NKRI, tadi bendera Indonesia juga lebih tinggi kok, terus One Piece-nya itu lebih rendah," tegas Rahmat saat ditemui di Jalan Pemuda Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (6/8/2025).

Rahmat mengatakan pemasangan bendera anime itu sebagai bentuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait kondisi Republik Indonesia (RI) yang dinilai saat ini memprihatinkan.

"Kalau bagi komunitas atau para driver truk itu jelang kemerdekaan biasanya pada masa bendera merah putih, mungkin kondisi sekarang lagi tidak baik-baik aja, ekonominya sih kelihatannya lagi pasang surut, malah cenderung ke surutnya," katanya.

Rahmat menjelaskan prihatin itu diantarnya terkait aspek ekonomi.

Dibuktikan dengan sejumlah harga sembako saat ini yang dianggapnya tengah meningkat.

"Harga pokok pada naik kayak misalkan sembako dan seperti rata-rata lagi pada naik," jelasnya.

(Sumber : TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra/m37)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved