Tabrakan KRL Vs Argo Bromo Anggrek
Pasca Tabrakan Kereta Api, Plt Bupati Bekasi Prioritaskan Pembangunan Flyover
Pelakasana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja segera memprioritaskan pembangunan flyover di perlintasan kereta api
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memprioritaskan pembangunan flyover di perlintasan rawan, termasuk Lemahabang, menyusul kecelakaan kereta di Bekasi Timur.
- Pemkab Bekasi juga menginstruksikan pendataan dan evaluasi perlintasan sebidang yang belum memiliki palang pintu otomatis demi meningkatkan keselamatan.
- Langkah ini diambil saat jumlah korban kecelakaan tercatat 106 orang, dengan 16 di antaranya meninggal dunia.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja segera memprioritaskan pembangunan flyover di perlintasan kereta api yang ada di Kabupaten Bekasi.
Langkah itu menyikapi insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
“Jalur kereta api kita cukup rawan, seperti di Lemahabang. Ini perlu jadi perhatian ke depan, seperti Flyover," kata Asep pada Rabu (29/4/2026).
Asep menerangkan, atas peristiwa ini potensi titik rawan perlintasan kereta api di wilayahnya akan menjadi perhatian.
Dirinya telah mengintruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk mendata perlintasan sebidang yang belum memiliki palang pintu otomatis resmi hingga tanpa palang pintu sama sekali.
"Perlu pemetaan dan evaluasi keselamatan, karena adanya flyover ini kan guna tingkatkan keselamatan dan kemacetan yang kerap terjadi diperlintasan kereta api," kata Asep.
Baca juga: Sempat Dirawat di ICU, Mia Citra, Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Meninggal Dunia
Baca juga: Update Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal
Baca juga: Total Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Mencapai 106 Orang
Sebelumnya, korban meninggal bertambah menjadi 16 orang, Polisi tengah mengusut insiden kecelakaan beruntun kereta api di Bekasi Timur.
Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi. (MAZ)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Sempat Dirawat di ICU, Mia Citra, Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Meninggal Dunia |
|
|---|
| Update Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal |
|
|---|
| Total Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Mencapai 106 Orang |
|
|---|
| 7 Hari Lagi, Alarm Pendeteksi Kedatangan Kereta Dipasang Pemkot Bekasi di Perlintasan Bulak Kapal |
|
|---|
| Perlintasan Sebidang Kereta di Jalan Ampera dan Bulak Kapal Dijaga Dishub Kota Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/asep-surya13.jpg)