Berita Karawang
Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek Selatan Kini Sudah 72 Persen Lebih
Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan secara keseluruhan akan memiliki panjang total 62 kilometer.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan progres konstruksinya rata-rata 72,040 persen dengan pembebasan lahan sebesar 81,53 persen.
Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan secara keseluruhan akan memiliki panjang total 62 kilometer.
Jalan itu nantinya akan menghubungkan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jatiasih, Bekasi, dengan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra menjelaskan, dengan adanya jalan tol ini, diharapkan waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung melalui sisi selatan dapat dipangkas secara lebih cepat.
Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan terdiri dari 3 (tiga) paket pekerjaan utama dengan total panjang 62 km, terbagi dalam 6 (enam) seksi.
Proyek ini menjadi salah satu proyek prioritas nasional di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Baca juga: Dadan Hindayana Perintahkan Ratusan SPPG BGN Bantu Pengungsi Korban Bencana Sumatera dan Aceh
Baca juga: Kasus Pencurian Modus Ganjal ATM di Bekasi Masuk Tahapan Penyelidikan
Rincian Progres Paket Pekerjaan per November 2025:
Paket 1 (Seksi 1 dan 2 Jatiasih – Bantar gebang – Setu, 7,25 km); progres pembebasan lahan: 9,84 persen; progres konstruksi: 0,00 persen
Paket 2A (Seksi 3 Setu – Sukaragam, 10,50 km); progres pembebasan lahan: 86,09 persen, progres konstruksi: 70,770 persen.
Paket 2B (Seksi 4 Sukaragam – Bojongmangu, 13 km); Progres pembebasan lahan: 97,86 persen, progres konstruksi: 68,485 persen
Paket 3 (Seksi 5 dan 6 Bojongmangu – Kutanegara – Sadang, 31,25 km); progres pembebasan lahan: 98,03 persen, dan progres konstruksi: 90,659 persen
Dampak positif pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan akan menjadi solusi strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek eksisting.
Baca juga: Kejari Kabupaten Bekasi Punya Mess Baru Senilai Rp 6,1 Miliar
Baca juga: Mendagri Dorong Kolaborasi Pemda dan Kadin Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
Dampak positif lainnya, menjadi alternatif perjalanan menuju Bandung dan kawasan Jawa Barat bagian Selatan, mempercepat arus logistik serta mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Bekasi, Bogor, Karawang, hingga Purwakarta.
Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan dirancang memiliki 7 (tujuh) simpang susun, yakni Simpang Susun Jatiasih, Simpang Susun Bantargebang, Simpang Susun Setu, Simpang Susun Sukaragam, Simpang Susun Bojongmangu, Simpang Susun Kutanegara, Simpang Susun Sadang.
Selain mempercepat perjalanan, keberadaan tol ini diharapkan mampu mengurai kemacetan lalu lintas, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta menurunkan biaya logistik distribusi barang.
"Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan juga disiapkan sebagai jalur alternatif menuju dan dari Jawa Barat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan investasi di kawasan sekitar," tandasnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
| Polisi Bongkar Makam Ungkap Kejanggalan Kematian Balita di Karawang |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bakal Tata Jalan Tuparev Jadi Kawasan Kota Tua Karawang |
|
|---|
| Tanpa Demo, Forkopimda dan Buruh Karawang Kompak Gelar Bakti Sosial di Hari Buruh |
|
|---|
| Karawang Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 9 Persen, Berapa Alokasi Anggarannya? |
|
|---|
| Bupati Karawang akan Batasi Benang Layang-layang Imbas Pemotor Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Tol-Japek-II-Selatan-2-Des.jpg)