Senin, 20 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Banjir Karawang

Hari Kedua Puasa, Rumah Warga Karangligar Karawang Terendam Banjir

Ratusan warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang terendam banjir pada hari kedua puasa

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Tribunbekasi.com/Muhammad Azzam/Muhammad Azzam
BANJIR KARAWANG- Tim SAR gabungan melakukan evakuasi warga terdampak banjir di  Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang pada Jumat (20/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Banjir 40 cm–2 m rendam Desa Karangligar, Telukjambe Barat; 218 rumah dan 910 warga terdampak akibat luapan Cibeet–Citarum sejak 02.00 WIB.
  • Warga Dusun Pangasinan–Kampek dievakuasi ke pengungsian; sebagian tak sempat sahur saat air datang.
  • Fasilitas umum terendam; SAR gabungan prioritaskan lansia/sakit/anak, listrik dipadamkan dan warga diimbau waspada debit naik.

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Ratusan warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang terendam banjir pada hari kedua puasa di Bulan Ramadan 2026 pada Jumat (20/2/2026).

Ketinggian air mulai 40 sentimeter sampai paling tinggi 2 meter.

Atas kondisi itu, memaksa tim SAR gabungan m melakukan evakuasi terhadap ratusan warga menurut  keterangan air mulai merendam wilayah RT 02 dan RT 03 pada pukul 02.00 WIB dini hari.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Telukjambe Barat, Kaming, mengatakan, banjir merendam sebanyak 218 unit rumah. Sebanyak 910 orang terdampak banjir di lokasi tersebut.

"Dusun Pangasinan dan Kampek kembali banjir dari luapan Sungai Cibeet dan Citarum pada pukul 2.00 dini hari," ujarnya pada Jumat (20/2/2026).

Saat ini, mereka sudah berada di tempat pengungsian, sambil menunggu bantuan makanan untuk berbuka puasa.

"Saat banjir datang, sebagian warga masih keburu makan sahur di rumah. Namun, banyak juga yang terburu-buru meninggalkan rumah sehingga tak sempat sahur," ujar Kepala Dusun Pangasinan, Farman Dimas.

Dia menyebutkan, berdasarkan data dari Pemerintahan Desa Karangligar, ketinggian muka air paling rendah 50 sentimeter dan tertinggi mencapai 170 sentimeter. Selain rumah, fasilitas umum juga turut terendam, yakni 2 masjid, 1 sekolah dasar (SD), 1 pendidikan anak usia dini (PAUD), dan 2 musala.   

Kapolres Karwang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyampaika, tim gabungan melaksanakan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.

"Prioritas utama kami adalah warga yang sakit, lansia, dan anak-anak agar segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman," ujarnya.

Selain melakukan evakuasi, tim gabungan juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memadamkan aliran listrik di wilayah terdampak guna menghindari risiko korsleting dan sengatan listrik.

Para petugas juga terlihat aktif memberikan himbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air serta bahaya binatang buas yang mungkin ikut terbawa arus banjir.

"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada karena debit air cenderung meningkat. Prioritaskan juga untuk menyelamatkan barang-barang berharga," tambahnya. (MAZ)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved