Lebaran 2026
Tekan Pemudik Motor, Pemkab dan Polres Karawang Lepas 1.192 Peserta Mudik Gratis ke Berbagai Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memberangkatkan 1.197 peserta mudik gratis Lebaran 2026 di Plaza Pemkab Karawang
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Pemkab Karawang memberangkatkan 1.197 peserta mudik gratis Lebaran 2026 menggunakan 23 bus menuju berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
- Program hasil kolaborasi Pemkab, Polres, Kadin, dan Apindo ini memastikan armada serta sopir laik jalan melalui pemeriksaan kendaraan, tes kesehatan, dan tes urine.
- Mudik gratis bertujuan menekan risiko kecelakaan pemudik motor, dengan kuota habis dalam dua jam dan rencana penambahan rute termasuk tujuan Sumatera.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memberangkatkan 1.197 peserta mudik gratis Lebaran 2026 di Plaza Pemkab Karawang pada Selasa, (17/3/2026).
Ada sebanyak 1.197 peserta mudik gratis ini menggunakan 23 bus ke berbagai daerah di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyebut sebanyak 23 armada bus disiapkan.
23 armad bus itu disiapkan dari Pemkab Karawang sebanyak 15, 6 bus dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Apindo serta 2 bus dari Polres Karawang.
"Program ini merupakan kolaborasi Pemkab Karawang dengan Polres Karawang dan Apindo, serta didukung sejumlah pihak yang turut memberikan bingkisan kepada pemudik," kata Aep usai pelepasan pemberangkatan mudik gratis di Plaza Pemkab Karawang pada Selasa (17/3/2026).
Aep memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi layak jalan setelah melalui pengecekan ketat, termasuk pemeriksaan ulang sebelum keberangkatan.
Selain armada, kondisi sopir juga dipastikan aman melalui tes kesehatan dan tes urine.
Program mudik gratis ini melayani sejumlah rute favorit seperti Surabaya, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, serta wilayah Jawa Barat bagian selatan seperti Garut, Kuningan, Cirebon, dan Indramayu.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota yang langsung habis dalam waktu dua jam sejak pendaftaran dibuka.
Menurut Aep, program ini bertujuan menekan risiko kecelakaan, khususnya bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Ia juga membatasi jumlah pendaftar maksimal lima orang per keluarga agar lebih banyak masyarakat bisa terakomodasi.
“Tujuan kami agar masyarakat tidak mudik pakai motor karena rawan. Kita juga batasi maksimal lima orang per pendaftar supaya merata,” kata Aep.
Ke depan, Pemkab akan mengevaluasi kemungkinan penambahan kuota dan rute baru sesuai kebutuhan masyarakat.
| Pasca Lebaran, Volume Sampah di TPA Burangkeng Alami Peningkatan |
|
|---|
| Jadi Primadona Jalur Arus Balik, 68.971 Kendaraan Lintasi Tol Japek II Selatan |
|
|---|
| Kendaraan Roda 2 Dominasi Jalur Kalimalang Arah Jakarta, Lalu Lintas Ramai Lancar |
|
|---|
| Catat 5 Titik Rawan Macet di Jalur Pantura Bekasi saat Arus Balik Lebaran 2026 |
|
|---|
| Arus Balik di Tol Japek Masih Lancar Siang Hari, Contraflow Disiapkan Sore dan Malam Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Mudik-2026-3.jpg)