Tabrakan KRL Vs Argo Bromo Anggrek
Bupati Karawang Prioritaskan Pembangunan Underpass di Perlintasan Kereta Api di Tuparev dan Kosambi
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mulai memprioritaskan pembangunan underpass di perlintasan Kereta Api (KA) di Jalan Tuparev dan Kosambi.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh memprioritaskan pembangunan underpass di Tuparev dan Kosambi dari enam titik perlintasan untuk mengatasi kemacetan dan mencegah kecelakaan.
- Dinas Perhubungan diminta mendata perlintasan sebidang, termasuk yang belum memiliki palang otomatis dan perlintasan ilegal yang dinilai berbahaya.
- Penataan sudah dilakukan di beberapa lokasi seperti Warungbambu dan Pancawati, dari palang bambu swadaya menjadi underpass dan palang otomatis demi peningkatan keselamatan.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mulai memprioritaskan pembangunan underpass di perlintasan Kereta Api (KA) di Jalan Tuparev dan Kosambi.
Langkah ini diambil sebagai tindakan untuk mengatasi kepadatan kendaraan dan juga mencegah kecelakaan.
"Kita itu ada 6 perlintasan, itu ada di Tanjung Pura, Tuparev, Johar, Kosambi, Pancawati sama Cikampek. Tapi dua ini jadi prioritas dulu, Tuparev sama Kosambi," kata Aep saat diwawancara di kantornya pada Kamis (30/4/2026).
Aep juga telah memerintahkan Dinas Perhubungan untuk mendata perlintasan kereta api sebidang yang belum memasang palang pintu otomatis hingga perlintasan ilegal yang biasa untuk motor.
"Kita akan data, mana yang sudah pakai palang otomatis resmi atau hanya pakai bambu saja. Termasuk perlintasan kecil ilegal Aep akan data, mana-mana saja yang membahayakan," beber dia.
Baca juga: Pasca Kecelakaan Kereta, Penumpang KRL Minta Perlintasan Liar Ditutup Permanen
Baca juga: Pasca Kecelakaan Kereta, Penumpang KRL Minta Perlintasan Liar Ditutup Permanen
Aep menambahkan, pihaknya telah berupaya menata perlintasan kereta api. Seperti di daerah Warungbambu atau Gorowong yang telah dibangun underpass, awalnya perlintasan hanya pakai palang bambu yang dijaga swadaya warga.
Kemudian juga perlintasan di Pancawati, awalnya hanya menggunakan bambu. Saat ini sudah menggunakan palang pintu otomatis yang dibangun oleh APBD dan dijaga petugas Dinas Perhubungan.
"Kami terus berupaya agar meningkatkan keselamatan khususnya di jalur perlintasan kereta api," kata Aep. (MAZ)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
perlintasan kereta api
perlintasan kereta api sebidang
perlintasan Jalan Tuparev
Perlintasan Kereta Api Kosambi
| Pasca Kecelakaan Kereta, Penumpang KRL Minta Perlintasan Liar Ditutup Permanen |
|
|---|
| Ikut Berbelasungkawa, Sejumlah Penumpang KRL Letakkan Bunga di Stasiun Bekasi Timur |
|
|---|
| Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf soal Usulan Gerbong Belakang Diisi Penumpang Laki-laki |
|
|---|
| Hari Ini Masinis dan Petugas Stasiun Bekasi Timur Diperiksa Polisi Terkait Tabrakan Kereta |
|
|---|
| Tetangga Sebut Tutik Antasari Tunjukkan Gelagat Berbeda sebelum Jadi Korban Tabrakan Kereta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/aep-syaepuloh24.jpg)