Longsor TPST Bantargebang
Daftar Nama 4 Korban Tewas Longsor Sampah di Bantargebang
Identitas korban keempat yang ditemukan tewas akibat longsor Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, terungkap.
Ringkasan Berita:
- Korban tewas akibat longsor di TPST Bantargebang bertambah menjadi empat orang, salah satunya sopir truk sampah bernama Iwan Suprihatin.
- Korban meninggal lainnya yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60), dan Dedi Sutrisno; dua orang selamat yaitu Setiabudi dan Johan namun masih syok.
- Longsoran sampah sempat mendorong truk hingga nyaris masuk Kali Asem dan menutup aliran kali, sementara penyebab longsor masih dalam penanganan.
TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG- Identitas korban keempat yang ditemukan tewas akibat longsor Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, terungkap.
Korban adalah Iwan Suprihatin. Korban berprofesi sebagai sopir truk. Diketahui saat longsor terjadi. para sopit truk sampah sedang mengantre untuk bomngkar muat.
Informasi tersebut dibagikan Kantor SAR Jakarta lewat media sosial resminya @kantorsar_jakarta pada Minggu (8/3/2026) malam.
"Sebanyak 4 (empat) orang korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diantaranya adalah Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) yang merupakan pemilik warung di sekitar lokasi kejadian, Dedi Sutrisno, dan Irwan Suprihatin yang merupakan supir truk ditemukan sekitar pukul 19.45 WIB tadi di dalam truk. Kemudian 2 (dua) korban yang ditemukan selamat atas nama Setiabudi dan Johan saat ini sudah dikembalikan ke kediamannya namun masih mengalami syok" tulis Kantor SAR Jakarta.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan, saat ini korban meninggal dunia bertambah satu sehingga total sementara pada Minggu malam berjumlah empat orang.
"Sampai saat ini korban yang ditemukan meninggal dunia ada empat orang," kata Kusumo di lokasi, Minggu (8/3/2026).
Diketahui sebelumnya, sempat viral video yang diunggah akun Sosial Media (Sosmed) instagram @infobekasi, terlihat satu truk kendaraan truk sampah nyaris memasuki aliran kali yang berada di sekitar TPST.
Truk itu nyaris memasuki aliran kali akibat terdorong sampah yang terdampak longsor.
"Longsoran sampah masuk ke Kali Asem, sempat menutup aliran kali, sehingga jalanan penuh air. Belum ada keterangan dari pihak berwenang termasuk pengelola TPA," tulis dalam narasi, Minggu (8/3/2026).
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih membenarkan peristiwa tersebut terjadi.
Namun, dirinya belum mengetahui penyebab hingga akibat terjadinya longsor tersebut.
"Benar dan saat ini sedang dalam penanganan, sehingga belum bisa banyak memberikan informasi," kata Kiswatiningsih saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).
Namun Kiswatiningsih mengungkapkan pihaknya belum dapat menyampaikan lebih rinci terkait kejadian.
"Belum dapat info detail. Baru info bahwa TPST Bantargebang longsor dari Kadis LH Prov DKI Jakarta," pungkasnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
| Longsor Sampah Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Asep Kuswanto Jadi Tersangka |
|
|---|
| Antrean Truk Sampah ke TPST Bantargebang Bikin Macet dan Timbulkan Bau, Warga Bekasi Mengeluh |
|
|---|
| Ratusan Truk Sampah Antre hingga 5 Km Imbas Pembatasan Unit Pembuangan di TPST Bantargebang |
|
|---|
| Identitas 7 Korban Longsor Sampah di TPST Bantargebang, Pencarian Korban Rampung, Operasi Ditutup |
|
|---|
| Identitas 6 Korban Tewas dan 6 Selamat Longsor Sampah di Bantargebang, Riki Supiadi Belum Ditemukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/longsor-gunung-sampah.jpg)