Kebakaran SPBE di Bekasi
5 Jam Berjibaku dengan Api, Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi Padam
Kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, akhirnya padam
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Kebakaran SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi padam Kamis dinihari setelah pemadaman sekitar lima jam sejak laporan pukul 20.00 WIB.
- Sebanyak 100 personel dan 15 unit damkar dikerahkan, menggunakan metode foam karena kebakaran gas berisiko ledakan.
- Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mencatat 12 korban luka bakar 60–70 persen dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKA JAYA- Kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, akhirnya padam pada Kamis (2/4/2026) dinihari.
PLT Kepala Dinas Pemadaman dan Penyelamatan (Kadis Damkarmat) Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan, pemadaman diperkirakan rampung usai memakan waktu higga lebih kurang lima jam.
"Disdamkarmat mendapatkan laporan awal pada Rabu (1/4/2026) sekira pukul 20.00 WIB, lalu saat ini pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB, kami sudah melakukan proses pendinginan api," kata Heryanto di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Heryanto menjelaskan, selama proses pemadaman, Damkar dari wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten dikerahkan.
Total ada sekira lebih kurang 100 personel yang ditugaskan.
"Kami kerahkan 15 unit mobil pemadam, dan alhamdulillah dibantu Pemda sebanyak tiga unit artinya sekitar 15 unit yang kami kerahkan malam ini," jelasnya.
Heryanto menuturkan, selama proses pemadaman dilakukan, pihaknya memastikan perlu kehati-hatian.
Baca juga: Ada 12 Orang Korban Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi, Alami Luka Bakar hingga 70 Persen
Baca juga: Kepulan Gas Muncul di SPBE Bekasi Sebelum Kebakaran Terjadi
Mengingat kondisi lokasi kejadian dinilai sangat rentan terbakar.
Kemudian Damkar juga menggunakan metode pemadaman khusus, yakni dengan foam atau liquid detergen.
"Tentunya memadamkan api dgn kejadian gas seperti ini perlu penanganan khusus. Jangan sampai juga tadi di awal juga terjadi ledakan, karena memang sifat dasarnya gas akan meledak," tuturnya.
Ada 12 Korban
Seperti diketahui, kebakaran itu juga memakan korban.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya hingga Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.38 WIB, jumlah korban mencapai 12 orang.
"Korban masih dilakukan pendataan. Sementara ini data di kami ada 12 orang, dan itu sudah dibawq tersebar di beberapa Rumah Sakit (RS)," kata Kusumo di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Kusumo menjelaskan, para korban diketahui mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut.
"Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen untuk para korban," jelasnya.
Kusumo menuturkan, selanjutnya para korban diarahkan pihaknya untuk sementara mengungsi di posko.
"Yang jelas ini kan ada posko, nanti dicatat oleh pihak relevan semua kerugian seperti apa, yang utama adalah keselamatan warga sekitar. Karena kami lihat banyak warga yg terdampak di sekitar," tuturnya. (M37)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google New
| Aulia dan Sapta, Kakak adik yang Jadi Korban Meninggal Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi |
|
|---|
| Kakak Susul Adik Jadi Korban Meninggal Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Dimakamkan Berdampingan |
|
|---|
| Update Korban Meninggal Kebakaran SPBE Cimuning: Bertambah Menjadi 4 Orang |
|
|---|
| Besok Pemkot Bekasi Undang Pengelola SPBE Cimuning, Minta Informasi Soal Kronologi Kebakaran |
|
|---|
| Update Korban Meninggal Kebakaran SPBE Bekasi: 2 Petugas Keamanan dan 1 Pelajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Heryanto2.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.