Longsor Cisarua
5 Jenazah Ditemukan dan 89 Lainnya Diduga Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat
Bencana longsor menerjang kawasan permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Ringkasan Berita:
- Longsor disertai aliran air deras menerjang Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Cisarua, KBB, Sabtu dini hari, menewaskan 5 orang dan 89 warga diduga masih tertimbun.
- Sedikitnya 20 rumah terdampak, hampir seluruhnya tertutup material tanah dan bebatuan; medan curam dan licin menghambat proses evakuasi.
- Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan, sementara warga sekitar dievakuasi ke lokasi pengungsian untuk antisipasi longsor susulan.
TRIBUNBEKASI.COM, BANDUNG BARAT– Sebanyak lima jenazah ditemukan dan 89 lainnya diduga masih tertimbun material longsor yang menerjang kawasan permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Longsor yang disertai aliran air deras tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan sebanyak 89 warga lainnya diduga masih tertimbun material tanah dan bebatuan.
5 Jenazah Ditemukan, 89 Warga Diduga Tertimbun
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengatakan, data sementara yang dihimpun dari laporan Linmas dan pemerintah desa mencatat lima korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Informasi yang saya terima dari Linmas dan Kepala Desa, yang sudah dipastikan meninggal dunia ada lima orang, sedangkan yang belum ditemukan sebanyak 89 orang, diduga tertimbun,” ujar Asep Ismail saat meninjau lokasi bencana, Sabtu.
Puluhan Rumah Rusak Tertimbun Longsor
Asep menjelaskan, longsor berdampak langsung pada sedikitnya 20 rumah warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11.
Dari jumlah tersebut, hanya satu rumah yang masih berdiri utuh, sementara rumah lainnya tertutup material tanah dan bebatuan dari lereng di sekitar permukiman.
Medan Curam Hambat Proses Evakuasi
Proses pencarian korban hingga Sabtu siang masih terus dilakukan.
Namun, kondisi medan yang curam, licin, serta tertutup material longsor menjadi kendala utama bagi tim penyelamat di lapangan.
Material longsor menutup hampir seluruh area permukiman, sehingga menyulitkan alat berat maupun tim SAR menjangkau titik-titik yang diduga terdapat korban.
Tim Gabungan Dikerahkan Lakukan Pencarian
Untuk mempercepat proses evakuasi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan.
“Tim SAR terus bekerja di lapangan untuk mencari korban yang belum ditemukan,” kata Asep.
Warga Dievakuasi, Pemerintah Siapkan Pengungsian
Pemerintah daerah menyiapkan lokasi pengungsian sementara di wilayah Desa Pasirlangu bagi warga terdampak dikutip dari kompas.com
Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi longsor telah dievakuasi guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Asep juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bandung Barat.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
| Kronologi 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Cisarua, 4 Gugur, 19 Masih Dicari |
|
|---|
| 17 dari 25 Jenazah Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi, 8 Masih Proses |
|
|---|
| 23 Prajurit TNI Disebut Tertimbun Longsor Cisarua, Kodam Siliwangi Telusuri Informasi |
|
|---|
| Kisah Ajaib Arsa Balita 2 Tahun Selamat dari Longsor Cisarua, Orang Tua Masih Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/longsor-cisarua-KBB.jpg)