Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Viral

Marah Diputus, Mahasiswa Bacok Mahasiswi Pakai Kapak di Ruang Sidang UIN Suska saat Seminar Proposal

Viral aksi pembacokan yang dilakukan seorang mahasiswa terhadap mahasiswi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Tangkapan Layar/Tangkapan Layar/WA Viral/TribunMedan
MAHASISWA BACOK MAHASISWI- Viral aksi pembacokan yang dilakukan seorang mahasiswa terhadap mahasiswi di UIN Sulta Syatif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Kamis (26/2/2026) pagi. Pelaku membacok sang mahasiswi di ruang kampus saat menunggu seminar proposal karena marah diputus. 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa Rehan Mujafar (21) membacok mahasiswi Farradhila Ayu Pramesti (23) saat sidang proposal di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, diduga karena sakit hati diputus cinta.
  • Korban luka serius di kening dan tangan, dirawat di RS Bhayangkara; pelaku diamankan satpam dan diserahkan ke Polsek Binawidya.
  • Polisi menyebut pelaku membawa parang dan kapak dari Bangkinang dan diduga berniat membunuh; kini ditahan, kasus masih diselidiki.

 

TRIBUNBEKASI.COM, PEKANBARU- Viral aksi pembacokan yang dilakukan seorang mahasiswa terhadap mahasiswi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.

Aksi pembacokan tersebut terjadi di ruang kampus saat sidang proposal.

Aksi tersebut bikin geger karena terjadi di kampus. Pelaku membacok sang mahasiswi menggunakan kapak hingga berdarah-darah.

Aksi tersebut bikin geger karena terjadi saat aktivitas perkualiahan sedang berlangsung.

Lantas apa alasan sang mahasiswi melakukan aksi nekat tersebut?. 

Mahasiswa bacok mahasiswi karena persoalan asmara

Kini terungkap alasan sang mahasiswa melakukan tindakan kriminal tersebut. Pelaku yang bernama Rehan Mujafar (21) marah diputus cintanya oleh sang korban, Farradhila Ayu Pramesti (23).

Rehan pun membacok Farradhila saat korban mengikuti seminar proposal di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.

Akibat aksi itu Farradhila mengalami luka serius di bagian kening dan tangan setelah diserang menggunakan senjata tajam di dalam ruang sidang Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Video pascakejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan korban bersimbah darah di dalam ruangan sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Pekanbaru.

Rehan langsung diamankan petugas keamanan kampus dan diserahkan ke Polsek Binawidya.

Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Santo Morlando membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, kejadian sekitar pukul 07.30 WIB di kampus. Saat ini anggota masih melakukan olah TKP,” ujarnya.

Marah Diputus, Pelaku Bawa Parang dan Kampak dari Kampung

Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan mengungkapkan, motif pembacokan diduga karena pelaku sakit hati setelah korban berencana mengakhiri hubungan asmara.

Menurutnya, pelaku bahkan telah menyiapkan senjata sebelum datang ke kampus.

“Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak. Jadi dia diduga ingin membunuh korban, karena korban mau memutuskan hubungan karena sudah punya pacar lain,” kata Kompol Nusirwan.

Pelaku diketahui merupakan mahasiswa semester VIII Jurusan Ilmu Hukum asal Bangkinang, Kabupaten Kampar. Sementara korban adalah mahasiswi jurusan yang sama asal Bintan Timur, Kepulauan Riau.

Kronologi Pembacokan di Ruang Sidang

Peristiwa bermula saat korban berada di ruang sidang untuk mengikuti seminar proposal. Pelaku yang juga berada di ruangan yang sama diduga menunggu agenda akademik.

Secara tiba-tiba pelaku mendekati korban lalu menyerang menggunakan senjata tajam hingga mengenai tangan dan kening korban.

Korban yang terluka parah langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku diamankan.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk penyelidikan.

Pelaku Masih Mengayun Kapak

Mahasiswa bernama Dimas Aulul Azim yang berada di kelas sebelah mengaku mendengar teriakan minta tolong sekitar pukul 08.00 WIB.

“Waktu itu kami sedang belajar di kelas sebelah. Tiba-tiba ada teriakan minta tolong,” ujarnya.

Saat keluar kelas, ia melihat korban sudah terluka parah.

“Ketika saya keluar, saya lihat korban dibacok-bacok pakai kapak,” katanya.

Menurut Dimas, pelaku masih mengayunkan senjata sehingga ia tidak berani mendekat dan memilih memanggil satpam.

Petugas keamanan kemudian menyergap pelaku dari dua arah saat pelaku masih berusaha menyerang korban.

“Saat itu terlihat si cowok masih mengangkat tangan ke arah cewek, mau membacok lagi,” tuturnya dikutip dari kompas.com

Pelaku Ditahan

Usai diamankan, pelaku dibawa ke Mapolsek Bina Widya dan kini telah ditahan untuk proses hukum.

Polisi masih mendalami keterangan pelaku dan saksi guna melengkapi berkas perkara pembacokan yang sempat membuat geger lingkungan kampus tersebut.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

Sumber: TribunMedan.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved