Reshuffle Kabinet

Budi Arie Sempat Tak Percaya Dicopot Prabowo, Guntur Romli: Sok Kuat dan Percaya Diri

Budi Arie Setiadi sempat tidak percaya dicopot Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan sempat menuding wartawan bikin isu reshuffle.

Editor: Mohamad Yusuf
tribunnews.com
DICOPOT PRABOWO - Budi Arie Setiadi sempat tidak percaya dicopot Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku fokus mengurus rakyat dan menuding wartawan bikin isu reshuffle. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA – Mantan Menteri Koperasi RI Budi Arie Setiadi ternyata sempat tak percaya dirinya dicopot dari kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Sesaat sebelum pengumuman reshuffle, Senin (8/9/2025), Budi Arie masih terlihat tenang menghadiri rapat kerja bersama Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono di DPR RI.

Di hadapan wartawan, Budi Arie bahkan mengaku tidak tahu menahu soal isu reshuffle. Ia menegaskan dirinya hanya fokus bekerja untuk rakyat.

“Enggak, belum ada pemberitahuan. Kenapa kamu bikin isu sendiri,” katanya kepada awak media.

Baca juga: Nepal Memanas! Gedung Parlemen Dibakar Demonstran, Perdana Menteri Mundur, 19 Orang Tewas

Baca juga: 4 Polisi Polda Jabar Naik Pangkat Luar Biasa Usai Terluka Saat Amankan Demo

Budi Arie juga menegaskan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden, dan enggan menjawab rumor kementeriannya bakal dilebur dengan Kementerian UMKM.

“Semuanya hak prerogatif Presiden. Kita fokus ngurus rakyat ya,” ujarnya sambil berulang kali menekankan hal yang sama.

Respons Guntur Romli
Pernyataan Budi Arie itu langsung menjadi sorotan. Politikus PDI Perjuangan Guntur Romli ikut mengomentari lewat unggahan di Instagram.

“Detik-detik Budi Arie tidak percaya sudah dipecat Prabowo dari kabinet. Ditanya wartawan malah ngenyel. Sok kuat. Sok percaya diri,” tulis Guntur Romli, dikutip Selasa (9/9/2025).

Reshuffle

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle besar-besaran hanya sepekan setelah gelombang unjuk rasa mengguncang Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan pergantian sejumlah menteri, mulai dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Polhukam Budi Gunawan, Menpora Dito Ariotedjo, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, hingga Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Selain itu, Presiden juga melantik Menteri Haji dan Umrah sebagai nomenklatur kementerian baru.

“Pergantian ini dilakukan Presiden karena berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang terus-menerus,” kata Prasetyo.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com 

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved