Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Tabrakan KRL Vs Argo Bromo Anggrek

Update Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: 15 Orang Tewas

Berikut jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Kompas.com/(KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)
UPDATE JUMLAH KORBAN TEWAS- Daftar nama korban dalam insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dalam papan informasi di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Berdasarkan data terbaru, kini sudah ada 15 orang yang tewas akibat kecelakaan tersebut. (KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo) 

Ringkasan Berita:
  • Polda Metro Jaya menyatakan jumlah korban tewas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 15 orang hingga Selasa (28/4/2026) sore.
  • Dari total tersebut, 10 jenazah masih menjalani proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati oleh tim DVI gabungan.
  • Baru 7 keluarga korban melapor data antemortem, sementara proses identifikasi ditargetkan selesai hari ini.

 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Jumlah korban meninggal dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih bertambah.

Berdasarkan data tersebut, kini sudah ada 15 orang yang tewas akibat kecelakaan tersebut.

Informasi itu dibagikan oleh Polda Metro Jaya hingga Selasa (28/4/2026), sore.

“Benar, ada 15 korban meninggal dunia,” ujar Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

10 Jenazah Masih Dalam Proses Identifikasi

Martin menjelaskan, dari total 15 korban meninggal, sebanyak 10 jenazah masih menjalani proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.

Proses tersebut dilakukan oleh tim gabungan dari Dokkes Mabes Polri, Polda Metro Jaya, serta Polres Metro Bekasi Kota.

Baru 7 Keluarga Lapor Data Antemortem

Sementara itu, Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol dr. Prima Heru, menyampaikan bahwa hingga saat ini baru tujuh keluarga korban yang melaporkan data antemortem ke posko identifikasi.

Baca juga: Pasca Laka Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Pemerintah Percepat Pembangunan Flyover

Baca juga: Plt Bupati Bekasi Ungkap Tiga Warganya Jadi Korban Meninggal Insiden Kecelakaan Kereta

“Yang sudah melapor ke posko antemortem sampai saat ini sebanyak tujuh keluarga,” ujarnya.

Jenazah Berdatangan Sejak Dini Hari

Proses evakuasi dan penerimaan jenazah di RS Polri berlangsung sejak dini hari.

Jenazah pertama tiba sekitar pukul 03.00 WIB, disusul jenazah lain yang datang secara bertahap hingga pagi hari.

“Setelah itu datang lagi dua, kemudian bertahap terus,” kata Prima.

DVI Ditargetkan Rampung Hari Ini

Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih terus melakukan proses identifikasi dengan mencocokkan data gigi, sidik jari, hingga dokumen korban.

Pihak RS Polri menargetkan proses identifikasi dapat diselesaikan hari ini, meski tetap bergantung pada tingkat kesulitan pencocokan data.

“Kami usahakan selesai hari ini, tapi tetap tergantung kondisi,” ujar Prima.

Hingga kini, proses penanganan korban masih terus berlangsung di sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved