Pemkot Bekasi

Waspada Hoaks, Warga Diminta Saring Informasi Sebelum Membagikan

Dok Humas Pemkot Bekasi/TribunBekasi
SARING SEBELUM SHARING- Di tengah pesatnya arus informasi digital, masyarakat diimbau untuk semakin waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks yang kian marak di berbagai platform media sosial. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Bekasi bersama Diskominfo mengkampanyekan literasi digital agar masyarakat waspada terhadap maraknya penyebaran hoaks di media sosial dengan prinsip “saring sebelum sharing”.
  • Warga diimbau memeriksa informasi dari berbagai sumber terpercaya dan tidak langsung menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.
  • Kampanye sejalan dengan program Jabar Saber Hoaks dan Bekasi Saber Hoaks untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat, aman, dan informatif.

 

TRIBUN BEKASI- Di tengah pesatnya arus informasi digital, masyarakat diimbau untuk semakin waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks yang kian marak di berbagai platform media sosial.

Melalui kampanye literasi digital yang digencarkan oleh Pemerintah Kota Bekasi bersama Diskominfo Kota Bekasi, warga diajak untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya “saring sebelum sharing” guna mencegah meluasnya informasi yang belum terverifikasi.

Dalam materi sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.

Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah sederhana namun krusial untuk menghindari jebakan hoaks.

Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain

  • Memeriksa kebenaran informasi melalui berbagai sumber
  • Mencari referensi dari media atau lembaga terpercaya
  • Tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas validitasnya

Gerakan ini juga sejalan dengan program Jabar Saber Hoaks dan Bekasi Saber Hoaks yang aktif mengedukasi masyarakat terkait literasi digital dan bahaya disinformasi.

Pemerintah berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, penyebaran hoaks dapat ditekan sehingga ruang digital menjadi lebih sehat, aman, dan informatif.

Warga pun diingatkan untuk tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran berita palsu yang dapat merugikan banyak pihak.

“Bijak bermedia sosial bukan hanya tentang kebebasan berekspresi, tetapi juga tanggung jawab dalam memastikan informasi yang dibagikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kampanye tersebut. (M37/Advertorial Diskominfo Kota Bekasi)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google New