Berita Kriminal
Satu Keluarga di Harapan Indah Bekasi Dikeroyok dan Dianiaya Segerombolan Pria, Begini Kronologinya
kronologis kejadian tersebut, dimana awalnya permasalahan ini karena AJ (pelaku) dan anaknya Tommy terlibat bisnis investasi.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, MEDAN SATRIA --- Satu keluarga di Harapan Indah, Kota Bekasi menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh enam orang pelaku pada Jumat (10/9) malam.
Bahkan satu orang pelaku sempat melukai korban dengan sebilah golok.
Aksi ini pun juga sempat viral di media sosial.
TribunBekasi.com mencoba mendatangi rumah korban yang berada di Jalan Mawar Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Kejadian ini pun dibenarkan oleh Dodi Satriadi (57) salah satu korban.
Baca juga: Kerugian Kebakaran Depo Bangunan Capai Rp 1 Miliar, Barang yang Ludes Kebanyakan untuk Konstruksi
Baca juga: Tiga Jenazah Kembali Teridentifikasi, Gambar Tato di Tubuh Ungkap Jasad Pujiyomo alias Destro
Dodi yang merupakan pemilik rumah menceritakan kronologis kejadian tersebut, dimana awalnya permasalahan ini karena AJ (pelaku) dan anaknya Tommy terlibat bisnis investasi.
AJ menawari Tommy untuk berinvestasi, akhirnya di sepakati investasi itu sebesar Rp 970 juta.
Dari investasi itu, AJ juga memberikan batas waktu tempat untuk segera mengembalikan modal tersebut.
Hanya saja dari batas waktu yang ditentukan AJ tak sanggup untuk membayar, sehingga Dodi curiga hal ini lah yang menjadi dasar AJ melakukan penganiayaan.
"Pada saat jatuh tempo harus bayar, (AJ) tidak sanggup bayar. Akhirnya tanda kutip gelap mata, bagaimana menyelesaikan masalah dengan cepat tanpa harus bayar," kata Dodi Satriadi ditemui, Minggu (12/9/2021).
Beberapa minggu sebelum kejadian, AJ akhirnya berkeinginan untuk melunasi janjinya, namun yang dicurigai oleh Dodi saat itu AJ menanyai mengenai keberadaan CCTV di rumahnya kepada anaknya.
Bahkan ruang kontrol CCTV juga sempat tanya.
Saat itu, tidak ada kecurigaan yang terjadi karena antara AJ dan Tommy karena memang sudah saling kenal dan bahkan pihak keluarga pun juga sudah menganggap AJ sebagai saudara sendiri.
Hingga akhirnya pada Jumat (10/9) malam kejadian tersebut terjadi.
Singkatnya AJ kembali mendatangi Tommy di rumah dengan membawa ransel yang di akuinya berisikan uang sebesar 1 Miliar untuk melunasi janjinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Korban-penganiayaan-di-Bekasi-Timur.jpg)