Berita Daerah

Teras Caf Gelar Kompetisi Balap Sepeda Downhill dan Enduro di Kawasan Cikole, Ini Harapannya 

Dalam kompetisi ini, terdapat 14 kelas yang dilombakan, mulai dari pra youth, penghobi dewasa hingga atlet profesional.

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Dedy
Foto tangkap layar zoom
Teras Caf menggelar kompetisi sepeda gunung Downhill (DH) dan Enduro bertajuk 'Teras Caf 1st Series'. Event ini akan berlangsung selama dua hari di kawasan Cikole, Lembang, Bandung, Jawa Barat pada tanggal 2 - 3 Oktober 2021. 

TRIBUNBEKASI.COM - Dilatarbelakangi kerinduan para penghobi sepeda gunung Downhill (DH) dan Enduro yang tersebar di Indonesia, Teras Caf menggagas ajang kompetisi bertajuk 'Teras Caf 1st Series'.

Kompetisi yang dikhususkan bagi para atlet dan penghobi olahraga balap sepeda gunung DH dan Enduro ini, akan berlangsung selama dua hari di kawasan Cikole, Lembang, Bandung, Jawa Barat pada tanggal 2 - 3 Oktober 2021.

Yanuar Anugrah, Founder Caf's Technology & Caf Group mengatakan, event race berskala nasional ini, mengikuti regulasi lomba yang ditetapkan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) dan Union Cycliste Internationale (UCI) atau Federasi Balap Sepeda Dunia.

Baca juga: PointStar Hadirkan Platform Kelas Juara Sebagai Komunitas Pengajar dan Siswa, Apa Saja Fiturnya?

Baca juga: Komunitas Sepeda BMX di Kota Bekasi Sebentar Lagi bisa Jajal Kemampuan di Kolong Flyover Cipendawa

"Kami berkomitmen kuat, dengan melahirkan kegiatan ini untuk mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya di cabang balap sepeda gunung Downhill dan Enduro," kata Yanuar Anugrah saat jumpa pers secara virtual, Senin (27/9/2021) sore.

Dalam kompetisi ini, terdapat 14 kelas yang dilombakan, mulai dari pra youth, penghobi dewasa hingga atlet profesional.
 
Kategori kelas yang akan dilombakan terbagi dua, yakni Kelas Prestasi dan Kelas Hobi.

Untuk Kelas Prestasi; Men Elite (>19 tahun), Women Elite (>19 tahun), Men Junior (17-18
tahun). 

Selanjutnya Kelas Hobi; Men Youth (15-16 tahun), Men Sport A (19-24 tahun), Men Sport B
(25-29 tahun), Master Expert (30-44 tahun), Master A (30-34 tahun), Master B (35-39 tahun), 
Master C (40-44 tahun), Master D (45-49 tahun), Master E (>50 tahun), dan Women Open (>15 tahun).

"Atas tingginya antusiasme dan keinginan kami untuk melakukan pembibitan rider di masa depan, maka kami juga membuka kelas Exhibition untuk usia 12-14 tahun," kata Yanuar Anugrah.

Dia menambahkan, melalui kejuaraan ini, Teras Caf mampu melahirkan bibit pembalap baru yang berkualitas dan mampu berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
 
Terkait pelaksanaan kompetisi yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19,  panitia tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Kami sangat meminimalisir interaksi peserta dengan menerapkan prosedur online, 
mulai dari registrasi, license check hingga technical meeting," kata Dede Dewanthono, Event Director 'Teras Caf 1st Series'.

Ia menjelaskan, sebagai syarat peserta dan official masuk venue adalah wajib menunjukkan bukti vaksin, swab antigen dan Form Assessment Covid-19 saat screening. 

Selain itu, peserta dan official akan diberikan gelang tanda pengenal sebagai bukti lolos screening dan tetap mematuhi standar prokes, seperti memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

"Jumlah peserta dan official di area venue akan dibatasi sesuai dengan urutan rundown per kelas," kata Dede Dewanthono.
 
Sementara itu, terkait lintasan Downhill Cikole yang terletak dikawasan wisata Gunung
Tangkuban Perahu dijadikan lokasi kompetisi ini, karena lokasinya adalah lintasan favorit khususnya di daerah Jawa Barat, bahkan seluruh Indonesia. 

"Lintasan Downhill ini pernah digunakan sebagai lintasan multi event PON dan kejuaraan
internasional sekelas Asia Pacific," kata Dede Dewanthono. 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved